POLMAN – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) di bawah kepemimpinan Bupati H. Samsul Mahmud bersama Wakil Bupati Andi Nursami Masdar (ASSAMI) menunjukkan kinerja cepat dalam membenahi infrastruktur daerah. Dalam kurun waktu sekitar 10 bulan masa kepemimpinan, sejumlah proyek strategis berhasil dirampungkan.
Salah satu proyek yang mendapat perhatian masyarakat adalah rampungnya perbaikan Jalan Poros Parappe di Kecamatan Campalagian, Polman, Sulawesi Barat. Ruas jalan yang sebelumnya rusak parah dan lama dikeluhkan warga kini telah diperbaiki dan kembali layak dilalui.
Warga setempat menyambut baik realisasi pembangunan tersebut. Hasnawati (45), warga Parappe, mengaku bersyukur karena akses jalan yang menjadi penunjang aktivitas sehari-hari akhirnya dibenahi.
“Alhamdulillah, setelah Pak Samsul Mahmud memimpin, jalan ini akhirnya diperbaiki. Aktivitas kami sekarang jauh lebih lancar,” ujar Hasnawati.
Percepatan pembangunan infrastruktur ini ditopang oleh alokasi anggaran daerah yang cukup signifikan. Melalui APBD Kabupaten Polewali Mandar, pemerintah daerah menggelontorkan anggaran sebesar Rp16,6 miliar lebih untuk 11 paket pekerjaan prioritas yang tersebar di berbagai wilayah.
Seluruh paket tersebut merupakan proyek murni APBD kabupaten, di luar proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Barat maupun APBN, termasuk program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.
Sejumlah proyek strategis yang telah rampung antara lain rehabilitasi Jalan Rea Barat–Tabone Matakali sepanjang 2.357 meter dengan anggaran sekitar Rp5,2 miliar, serta pembangunan Jembatan Desa Sambali Wali di Kecamatan Luyo senilai Rp2,75 miliar yang menjadi akses vital warga.
Selain itu, penataan infrastruktur perkotaan juga dilakukan melalui perbaikan Jalan Pemuda di Polewali dan Wonomulyo, serta peningkatan Jalan Lingkar Stadion.
Manfaat pembangunan ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Rahman, warga Kecamatan Campalagian, mengungkapkan bahwa perbaikan ruas jalan Lapeo–Beru-Beru dan sejumlah titik lainnya berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi.
“Dulu jalan rusak menghambat perdagangan. Sekarang jalannya sudah mulus. Ini bukti pemerintah bekerja nyata,” kata Rahman, Sabtu (3/1/2026).
Tak hanya mengandalkan APBD kabupaten, pembangunan infrastruktur di Polman juga diperkuat melalui sinergi pendanaan dengan pemerintah provinsi dan pusat. Total anggaran lintas sumber mencapai Rp62,1 miliar.
Rinciannya, APBD Kabupaten Polman sebesar Rp16,6 miliar untuk 11 proyek, APBD Provinsi Sulawesi Barat Rp12,99 miliar untuk ruas Mapilli–Piriang dan Jembatan Matangnga, serta APBN Rp32,46 miliar untuk preservasi jalan daerah di Kecamatan Tutar dan Matangnga.
Pemkab Polewali Mandar menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ritme pembangunan secara berkelanjutan, guna memastikan pemerataan infrastruktur serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok daerah.(*)
