MAMUJU – Wakapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol Hari Santoso menyampaikan empat pesan penting kepada seluruh personel menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Marano 2026 yang akan digelar selama 14 hari pada awal Februari mendatang.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Marano 2026 yang berlangsung di Aula Marannu Mapolda Sulbar, Kamis (29/1/2026), sebagai upaya mewujudkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas (kamseltibcarlantas) yang aman, nyaman, dan selamat di wilayah Sulawesi Barat.
Latpraops ini menjadi agenda awal untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kemampuan personel, serta memperkuat koordinasi antar satuan kerja yang terlibat sebelum operasi resmi dimulai pada 2 hingga 15 Februari 2026.
“Latpraops ini diharapkan dapat diikuti dengan sungguh-sungguh sebagai bekal utama dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Brigjen Pol Hari Santoso.
Dalam arahannya, Wakapolda menekankan empat pesan pokok yang harus menjadi pedoman personel selama operasi berlangsung.
Pertama, personel diminta melakukan deteksi dini, penyelidikan, serta pemetaan terhadap lokasi rawan kemacetan, rawan pelanggaran, dan rawan kecelakaan lalu lintas.
Kedua, jajaran kepolisian diminta aktif melaksanakan bimbingan dan pembinaan kepada masyarakat terkait Kamseltibcarlantas melalui kegiatan sosialisasi. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan pemasangan spanduk, banner, baliho, penyebaran leaflet dan stiker, serta pemanfaatan media cetak, elektronik, hingga media sosial.
Ketiga, Wakapolda mengingatkan pentingnya penanganan berita hoaks yang beredar di media sosial dan berkaitan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Marano 2026.
Keempat, seluruh personel diminta menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik. Wakapolda menegaskan aparat harus tampil humanis, tegas, dan berintegritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Hindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik, serta selalu tampil sebagai aparat yang humanis, tegas, dan berintegritas,” tegasnya.
Setelah sambutan, kegiatan Latpraops dilanjutkan dengan pemaparan materi dari masing-masing Satuan Kerja (Satker). Paparan ini bertujuan memperkaya pengetahuan personel sekaligus menyusun langkah strategis agar pelaksanaan Operasi Keselamatan Marano 2026 berjalan maksimal.
Operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta meminimalisir kecelakaan di jalan raya demi terciptanya kondisi lalu lintas yang aman dan tertib di Sulawesi Barat.(*)
