Site iconSite icon Editorial9.com

6 Bulan Jalan, Bantuan Kambing SDK–JSM Cetak 134 Kelahiran

Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka meninjau langsung penerima bantuan bibit ternak kambing program SDK–JSM di Kabupaten Polewali Mandar beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dimanfaatkan secara optimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan peternak. (Dok. Humas Pemprov Sulbar)

MAMUJU – Program bantuan bibit ternak kambing Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mulai menunjukkan hasil nyata. Dalam enam bulan pelaksanaan, tercatat 134 ekor kambing lahir dan 276 ekor lainnya dalam kondisi bunting dari bantuan yang disalurkan melalui program Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga (SDK–JSM).

Capaian tersebut terungkap saat monitoring bantuan kambing Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Sulbar, Hamdani Hamdi.

“Alhamdulillah, enam bulan setelah diserahkan ke masyarakat, bantuan kambing ini berkembang sangat baik. Saat ini sudah tercatat 134 kelahiran dan 276 ekor bunting. Artinya sekitar 25 persen sudah produktif dan jumlah ini akan terus bertambah,” kata Hamdani.

Hamdani menegaskan, capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan program pembangunan peternakan yang selaras dengan visi Panca Daya Pemprov Sulbar. Menurutnya, program SDK–JSM tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi berdampak langsung pada peningkatan ekonomi petani dan peternak.

“Ini bukti bahwa program Pak Gubernur Suhardi Duka dan Pak Wagub Salim S Mengga berjalan efektif. Dampaknya nyata bagi pertumbuhan sektor pertanian dan peternakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hamdani menyebut Pemprov Sulbar mendorong pengembangan kambing ke dalam ekosistem hilirisasi peternakan, mulai dari pembibitan, penggemukan hingga pemasaran.

“Targetnya bukan hanya swasembada, tapi menjadikan Sulbar sebagai sentra dan pemasok bibit kambing ke provinsi lain, termasuk Kalimantan Timur dan kawasan Ibu Kota Nusantara,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas TPHP Sulbar, Nur Kadar, memastikan pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi agar bantuan ternak berkembang secara berkelanjutan.

“Kami akan kawal melalui monitoring rutin agar manfaatnya benar-benar dirasakan peternak dalam jangka panjang,” tegasnya.

Dari sisi penerima manfaat, Ketua Kelompok Tani Pemuda Aribang, Masdar, mengaku bantuan kambing sangat membantu peningkatan ekonomi kelompoknya.

“Kambingnya besar dan produktif. Saat ini sudah 7 ekor melahirkan dan 9 ekor bunting. Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov Sulbar,” katanya.

Program bantuan kambing ini diharapkan mampu memperkuat populasi ternak di Sulbar sekaligus menjadi fondasi pengembangan ekonomi peternakan berbasis hilirisasi yang berdaya saing antarwilayah.(*)

Exit mobile version