Polman – Akademisi kampus Unasman Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Aco Dahrul Saharuddin, menilai figur Usman Suhuriah layak maju di Pilkada 2024 .
Menurutnya, raihan suara Partai Golkar di Pileg 2024 khususnya Dapil Sulbar 3 sangat signifikan dan kader terbaiknya adalah Usman Suhuriah, dengan tingkat keterpilihan lebih dari 12.000 perolehan suara berdasarkan hitungan sementara, sangat legitimate di masyarakat.
“Jadi untuk menata Sulbar kedepan, saya kira potensi-potensi seperti ini (Usman Suhuriah), partai tidak bisa membiarkan,” ucap Aco Dahrul, via telepon, Selasa,20/02/24.
Selain perolehan suara yang cukup signifikan, Aco Dahrul juga menilai Usman Suhuriah yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulbar, memiliki reputasi serta kemampuan intelektual yang dimiliki.
“Karena, masalahnya kedepan ini kebijakan-kebijakan strategis itu harus dituangkan oleh anggota legislatif sehingga kebijakan itu bisa berkeadilan, khusunya didalam memajukan Sulawesi Barat,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan, Pemilu legislatif tak dapat disamakan dengan Pilkada yang tidak kompleks dan hanya satu variabel. Sementara Pileg prosesnya sangat kompleks.
“Kalau orang yang mampu lolos dari proses yang kompleks, itu tidak diragukan lagi tingkat legitimasinya di masyarakat,” ungkapnya.
“Olehnya sekarang, bagaimana Partai Golkar mendorong kadernya yang potensial seperti Pak Usman, untuk maju di Pilkada baik itu gubernur, wakil gubernur, bupati atau kah wakil bupati Polman,” sambungnya.
Saat ini Provinsi Sulbar khususnya Kabupaten Polman, tengah krisis sosok atau figur yang memiliki kemampuan dalam hal kepemimpinan.
“Polman ini, kita tidak punya kader-kader kepemimpinan yang bisa diandalkan. Artinya, banyak pemimpin tapi visi misinya dipertanyakan,” ujarnya.
Lebih lanjut alumni doktor Unhas Makassar itu menjelaskan bahwa kedepannya kebijakan yang berkeadilan harus ditopang oleh sumber daya yang mumpuni.
“Karena kalau kita mau berbicara, mendorong demokrasi itu bukan dari rakyat untuk rakyat, ketinggalan itu. Demokrasi yang sebenarnya, adalah bagaimana akal sehat dalam berpemerintahan,” tukasnya.
Olehnya itu, ia berharap Partai Golkar bisa melakukan konfensi dalam rangka mencari kadernya yang memiliki legitimasi di masyarakat.
“Saya harapkan Golkar dapat mendorong kadernya dan berkoalisi dengan partai lain untuk menciptakan iklim demokrasi yang baik dan sehat,” tutupnya.(Mp)
