Mamuju – editorial9 – Ketua Bawaslu Sulbar, Zulfan Sulo, mengaku akan memperketat pengawasan di sejumlah TPS yang dianggap rawan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada serentak 2020.
Menurut Sulfan Sulo, dalam rangka mengantisipasi terjadinya pelanggaran Pilkada, pihaknya telah melakukan patroli di seluruh wilayah Sulbar, sejak Tanggal 05 Desember 2020 lalu.
“Bawaslu juga telah melakukan berbagai antisipasi pelanggaran yang bisa berpotensi PSU. Salah satunya seperti melakukan pencoblosan lebih dari satu TPS,” ucap Sulfan Sulo, saat press rilis di Kantor Bawaslu Sulbar, 07/12/20.
Ia juga mengungkapkan, bahwa dari sisi tekhnis Bawaslu memastikan betul semua yang datang di TPS, harus memiliki dokumen seperti C pemberitahuan atau KTP Elektronik.
“Salah satu modus yang kerap ditemukan di lapangan adalah adanya orang, yang menggunakan c pemberitahuan milik orang lain,” ungkapnya.
“Sehingga penyelenggara, harus betul memastikan bahwa c pemberitahuan, harus dicocokkan dengan KTP El atau Suket. Apabila hal tersebut bisa teregistrasi dengan baik, maka hal tersebut akan mengurangi orang akan memilih lebih dari satu kali,” sambungnya.
Selain itu, ia juga membeberkan bahwa hal tehknis lain yang penting untuk dipastikan adalah kualitas tinta di TPD, hal tersebut bertujuan agar pemilih nantinya ketika selesai memilih bisa diketahui dengan tinta yang ada di jarinnya.
“Kami, akan mensosialisasikan aspek pidana bagi pemilih, yang menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali,”bebernya.
Secara kelembagaan kata Sulfan Sulo, bahwa pihaknya juga, telah melakukan himbauan kepada masyarakat untuk datang ke TPS, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.
“Mengingat kondisi saat ini,.masih di tengah pandemi,” katanya.
Dirinya menuturkan, bahwa Bawaslu selalu memastikan setiap orang memiliki hak pilih, dan pihaknya juga harus memastikan bahwa tidak ada orang yang dilarang menggunakan hak pilihnya.
“Namun ,apabila pemilih menggunakan hak pilihnya beberapa kali, maka itu salah satu unsur PSU,” tutupnya.(MP)
