Site iconSite icon Editorial9.com

Apresiasi KPID Expo, Akademisi Harap Revisi UU Penyiaran Beri Ruang Lebih ke KPI

Talk Show penyiaran, di acara KPID Expo Penyiaran, yang dilaksanakan KPID Sulbar.

Sulbar – Pelaksanaan KPID Expo Penyiaran 2025 yang dilaksanakan KPID Sulbar,yang dilaksanakan di Matos, Kabupaten Mamuju, 23-24 Mei 2025, mendapat apresiasi dari akademisi Kampus Unika Mamuju, Rahmat Idrus.

Ia meyakini, kegiatan KPID tersebut bakal memberi manfaat bagi dunia penyiaran di Provinsi Sulawesi Barat.

“Utamanya karena sasarannya adalah generasi muda. Sebuah segmen yang menurut saya mesti diintervensi,” ucap Rahmat Idrus.

Melalui momentum itu, ia berharap revisi undang-undang (UU) penyiaran yang saat ini masih berproses dapat, memberi ruang lebih kepada KPI dalam memastikan setiap konten siaran telah sesuai dengan P3-SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran).

“Dalam hal ini, setiap konten yang disiarkan di ruang-ruang platform media sosial, menurut saya, memang sudah mesti diatur lebih ideal lagi,” ujar praktisi hukum itu.

Problemnya, kata Rahmat, bagaimana agar kebijakan itu tidak bertentangan dengan prinsip kebebasan berpendapat. Regulasi mesti dengan jelas, mengatur ‘jalan tengah’ antara kebebasan berpendapat dan konten yang mesti tunduk pada P3-SPS.

“Saya kira, poin itu yang akan jadi salah satu diskusi utamanya. Tapi bagi saya, memang sudah saatnya lalu lintas informasi atau konten yang disiarkan di beberapa platform itu disentuh oleh KPI,” ujarnya.

“Bukan dalam artian mengintervensi, tapi bagaimana agar setiap konten yang disiarkan itu, memang telah sesuai dengan budaya, agama, serta nilai sosial yang berlaku di kita,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KPID Sulbar, Mu’min menyampaikan event tersebut merupakan upaya KPID, dalam membumikan dunia penyiaran kepada masyarakat.

“Utamanya bagi generasi muda. Terlebih jika kita mencermati kondisi kekinian dimana arus informasi dengan begitu cepatnya dapat diakses,” terang Mu’min.

“Kami ingin memberi penegasan, bahwa tanpa literasi yang baik, kondisi di atas dapat berdampak buruk bagi generasi muda kita,” sambungnya.

Untuk diketahui, agenda KPID Expo Penyiaran ini, diisi beragam kegiatan mulai dari lomba pembaca berita, sosialisasi dan talk show penyiaran, hingga launching program early warning system kebencanaan melalui siaran televisi digital digelar di event tersebut. (*)

Exit mobile version