Site iconSite icon Editorial9.com

ASN Sulbar Diminta Tinggalkan Budaya Lamban

Jajaran ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat saat mengikuti upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Kantor Gubernur Sulbar, Rabu (17/6/2026). Upacara tersebut menjadi momentum penguatan disiplin, tanggung jawab, dan komitmen ASN dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dok. Humas Pemprov Sulbar.

MAMUJU – editorial9.com – Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diminta meninggalkan budaya kerja yang lamban dan mengubah pola pelayanan menjadi lebih cepat, mudah, serta transparan. Pesan tersebut disampaikan dalam momentum Hari Kesadaran Nasional sebagai pengingat pentingnya disiplin dan tanggung jawab aparatur.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 17 Juni 2026. Upacara dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Pemprov Sulbar, Amir Dado, yang bertindak sebagai pembina upacara mewakili Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Dalam amanatnya, Amir Dado menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda rutin bulanan, tetapi menjadi momentum evaluasi bagi seluruh ASN untuk memperkuat komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat.

“Upacara Hari Kesadaran Nasional yang kita laksanakan setiap bulan bukanlah sekadar rutinitas seremonial belaka. Ini adalah momentum refleksi bagi kita semua untuk meneguhkan kembali komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” kata Amir Dado.

Ia mengatakan, ASN sebagai penggerak pemerintahan daerah memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan Sulbar. Menurutnya, birokrasi membutuhkan aparatur yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan mental melayani.

Amir Dado meminta seluruh ASN mengubah pola pikir dalam menjalankan tugas. Ia menilai birokrasi harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan lebih cepat dan efektif.

“Saya mengajak kita semua mengubah pola pikir dari birokrat yang lambat melayani menjadi birokrat yang melayani masyarakat dengan cepat, mudah, dan transparan,” ujarnya.

Dalam arahannya, Amir Dado menyampaikan tiga hal penting yang harus menjadi perhatian ASN Pemprov Sulbar.

Pertama, peningkatan kedisiplinan sebagai dasar profesionalisme aparatur. Menurutnya, disiplin waktu dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar program kerja pemerintah berjalan sesuai target.

“Kedisiplinan merupakan cerminan profesionalisme aparatur negara dan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkap Amir Dado.

Kedua, percepatan realisasi program pembangunan dan pelayanan publik. Seluruh perangkat daerah diminta fokus mengejar target kinerja agar program dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan akuntabel.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran secara efektif agar setiap kebijakan pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketiga, ASN diminta menjaga netralitas, soliditas, dan kekompakan di tengah berbagai dinamika. Aparatur juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh isu negatif maupun penyebaran informasi yang tidak benar di media sosial.

“Mari kita selalu mendukung dan mengawal kebijakan pemerintah daerah dengan dedikasi penuh serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Amir Dado turut menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian Pemprov Sulbar, termasuk keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak 12 kali berturut-turut.

Namun, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja, bukan membuat aparatur berhenti melakukan perbaikan.

“Mempertahankan keberhasilan jauh lebih berat daripada meraih keberhasilan itu sendiri,” tegas Amir Dado.

Di akhir amanatnya, Amir Dado mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja yang baik. Ia juga mengingatkan ASN yang masih kurang disiplin agar menjadikan momentum Hari Kesadaran Nasional sebagai bahan introspeksi.

“Semoga momentum ini dapat menggugah kesadaran kita semua untuk terus meningkatkan disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” tutupnya. (Rls)

Exit mobile version