MAMUJU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan perwakilan dari Korem 142/Tatag Mamuju pada Selasa (7/10/2025). Kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan menyusun rencana kontijensi kebencanaan menjelang pelaksanaan latihan lapangan penanggulangan bencana di wilayah Sulbar.
Kedatangan rombongan Korem 142/Tatag dipimpin oleh Kasi Operasi (Kasi Ops) Kolonel Infanteri Wiji Untoro, didampingi Lettu Infanteri Langka Indra. Mereka disambut langsung oleh Plt. Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Arnidah, di Kantor BPBD Sulbar.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas strategi penguatan sinergi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Sulbar, khususnya ancaman hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Korem 142/Tatag yang berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan bersama. Latihan kontijensi ini menjadi wadah penting untuk menguji sistem komando, komunikasi, serta sinergi antar lembaga dalam menghadapi situasi darurat bencana,” ujar Yasir Fattah.
Ia menambahkan, langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kolaborasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana.
“Bapak Gubernur mengarahkan agar seluruh unsur pemerintah dan TNI/Polri memperkuat kesiapsiagaan serta terus melatih koordinasi agar respon terhadap bencana dapat berjalan cepat, tepat, dan terukur,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Ops Korem 142/Tatag, Kolonel Infanteri Wiji Untoro, menyampaikan bahwa TNI siap mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana. Menurutnya, pelibatan unsur TNI, BPBD, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana terpadu.
“Kami siap berkolaborasi dalam latihan lapangan maupun penanganan nyata di lapangan. Tujuannya agar setiap instansi memiliki kesiapan yang sama dan saling memahami peran masing-masing,” ujarnya.
Melalui koordinasi ini, BPBD Sulbar dan Korem 142/Tatag berharap dapat memperkuat kesiapan daerah menghadapi berbagai skenario bencana, sekaligus memperkokoh sinergitas antara unsur pemerintah daerah dan TNI dalam mewujudkan Sulbar yang tangguh dan siaga bencana.(*)
