Site iconSite icon Editorial9.com

Buntut Dugaan Pencairan Fiktif, DPRD Polman Akan Panggil PNM Mekaar

Wakil Ketua DPRD Polman Amirrudin didampingi sejumlah anggota DPRD saat menerima massa aksi yang menyampaikan aspirasi terkait dugaan pencairan dana fiktif PNM Mekaar Unit Wonomulyo di Kantor DPRD Polman. Dok. editorial9.com

POLMAN, editorial9.com – DPRD Polewali Mandar (Polman) akan memanggil pihak PNM Mekaar Unit Wonomulyo menyusul mencuatnya dugaan pencairan dana fiktif yang dikeluhkan sejumlah nasabah. Pemanggilan itu dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8/2026) sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan massa aksi di Kantor DPRD Polman.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Polman, Amirrudin, saat menerima massa aksi yang mengaku menjadi korban dugaan pencairan dana fiktif, Selasa (5/8/2026).

Amirrudin mengatakan, persoalan tersebut sebenarnya telah lebih dulu menjadi pembahasan di kalangan anggota DPRD Polman, khususnya wakil rakyat dari daerah pemilihan Wonomulyo.

“Sebenarnya masalah ini, sebelum saya lebih jauh menyampaikan bahwa persoalan ini sih sudah didiskusikan di teman-teman kita dari Wonomulyo,” ucap Amirrudin, Selasa (5/8/2026).

Menurutnya, DPRD Polman akan menindaklanjuti aspirasi para nasabah melalui mekanisme kelembagaan. Rencana pemanggilan para pihak akan dibahas dalam rapat pimpinan DPRD sebelum dilaksanakan pada Kamis.

“Insya Allah, karena ini sudah hadir semua teman-teman dari fraksi-fraksi DPRD Polewali Mandar, dan sebentar ini ada rapat pimpinan DPRD, kita akan mendiskusikan dan merencanakan akan menindaklanjuti persoalan ini pada hari Kamis,” ungkapnya.

Ia menegaskan, DPRD akan mengundang seluruh pihak yang berkaitan dengan dugaan kasus tersebut agar persoalan dapat dibahas secara terbuka dan memperoleh penjelasan dari semua pihak.

“Dan tentu, seluruh pihak yang berhubungan dengan persoalan hari ini, kita akan undang untuk hadir di kantor pada hari Kamis,” jelasnya.

Rapat yang dijadwalkan pada Kamis mendatang diharapkan menjadi forum untuk mengklarifikasi dugaan pencairan dana fiktif yang dilaporkan sejumlah nasabah PNM Mekaar Unit Wonomulyo sekaligus menjadi langkah awal DPRD Polman dalam mengawal penyelesaian persoalan tersebut. (Mp)

Exit mobile version