POLMAN – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menghadiri acara Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polres Polman yang berada di bawah naungan Yayasan Kumala Bhayangkari. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Selasa (7/10/2025), dan diresmikan langsung oleh Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud menyampaikan apresiasi terhadap peluncuran program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai program ini memiliki dampak strategis terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Polewali Mandar.
“Program MBG ini bukan hanya tentang gizi, tetapi juga tentang masa depan generasi kita. Anak-anak yang sehat dan bergizi baik akan menjadi SDM unggul yang siap bersaing,” ujar Samsul Mahmud.
Menurutnya, program MBG bertujuan memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sehingga dapat menekan angka stunting dan meningkatkan produktivitas generasi mendatang.
Lebih jauh, Bupati menilai kehadiran program MBG juga membawa efek ekonomi yang signifikan bagi daerah.
“Manfaat ekonomi dari MBG sangat besar. Setiap SPPG dapat mengoperasikan sekitar Rp 1 miliar per bulan, yang berarti ada perputaran uang hingga Rp 30 miliar per bulan jika terdapat 30 SPPG di Polman. Ini tentu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya.
Selain meningkatkan gizi anak-anak, program MBG juga membuka peluang kemitraan bagi masyarakat lokal. Pasalnya, bahan pangan seperti telur, ayam, dan sayuran dapat dipasok oleh petani dan peternak di sekitar wilayah, sehingga mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.
“MBG juga menciptakan lapangan kerja. Satu SPPG dapat menyerap sekitar 50 tenaga kerja, sehingga jika ada 30 SPPG, akan memberdayakan sekitar 1.400 orang yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan,” ungkap Samsul Mahmud.
Meski mengakui adanya sejumlah tantangan di awal pelaksanaan, seperti standar kebersihan dan kualitas bahan pangan, Bupati menekankan pentingnya sistem pengawasan yang baik agar penyajian makanan tetap steril dan memenuhi standar gizi.
“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat, saya optimistis program MBG dapat berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Polewali Mandar,” pungkasnya.(*)
