JAKARTA – Bupati Polewali Mandar (Polman) H. Samsul Mahmud melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Kantor Kementerian Transmigrasi RI, Jakarta Selatan, Rabu (15/10/2025). Pertemuan ini membahas sinkronisasi perencanaan, pembangunan, dan pengembangan Kawasan Transmigrasi Tubbi Taramanu (Tutar) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Samsul Mahmud didampingi oleh Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Polman M. Irdan Natsir, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Husain Ismail, serta perwakilan dari Dinas Transmigrasi Provinsi Sulbar.
Sementara dari pihak Kementerian Transmigrasi, Wamen Viva Yoga Mauladi turut didampingi oleh Direktur Pengembangan Satuan Permukiman dan Satuan Kawasan Pengembangan Transmigrasi Edy Wibowo, Direktur Pengembangan Produk Unggulan Transmigrasi Ir. Sofyan Hanafi, M.Si, dan Tim Teknis Pengembangan Ekonomi Transmigrasi.
Dalam paparannya, Bupati Samsul Mahmud menyampaikan sejumlah hal strategis, mulai dari realisasi kegiatan dan anggaran tahun 2025 hingga rencana pengembangan sektor unggulan daerah.
“Polewali Mandar memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Khususnya kakao, kopi, durian, serta ternak sapi dan kambing yang dapat dikembangkan di kawasan transmigrasi,” ujar Samsul.
Ia juga mengapresiasi kerja Tim Ekspedisi Patriot yang telah memetakan potensi dan memberikan rekomendasi strategis bagi pengembangan kawasan transmigrasi di Polman.
Selain itu, Bupati Polman mengusulkan beberapa program prioritas kepada Kementerian Transmigrasi, di antaranya pembangunan rumah transmigran, penerapan sistem pertanian terpadu (integrated farming) pada 2026, serta percepatan pembangunan infrastruktur dasar, sosial, dan ekonomi berbasis potensi lokal di Kawasan Transmigrasi Tubbi Taramanu.
“Ke depan, kami juga berharap adanya pembangunan industrialisasi kakao agar nilai tambah produk kakao Polewali Mandar semakin meningkat,” lanjutnya.
Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap usulan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.
“Kami menyambut baik gagasan Bupati Polman. Kementerian Transmigrasi siap mendukung percepatan pembangunan kawasan transmigrasi dan pengembangan ekonomi berbasis komoditas unggulan daerah, terutama kakao dan kopi,” ujar Viva Yoga.
Ia menambahkan, Kementerian Transmigrasi akan mengalokasikan anggaran pembangunan rumah produksi kakao dan kopi serta peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan di kawasan transmigrasi Tubbi Taramanu pada tahun 2026 melalui dana APBN tugas pembantuan.
Wamen Viva Yoga juga berencana melakukan kunjungan langsung ke Polewali Mandar untuk meninjau potensi ekonomi dan melihat langsung kebutuhan percepatan pembangunan di kawasan transmigrasi.
“Polewali Mandar punya potensi besar untuk menjadi sentra kakao dan kopi di Sulawesi Barat. Kami ingin memastikan pembangunan di kawasan transmigrasi benar-benar mendukung kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.(*)
