Site iconSite icon Editorial9.com

Cegah Stunting, Harsinah Suhardi Dorong Dharma Wanita dan PKK Kompak Bina Posyandu

Suasana Kick Off Gerakan Cinta Posyandu yang diikuti Ketua TP PKK Sulbar Harsinah Suhardi secara daring dari Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (9/9/2025).

Mamuju – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Harsinah Suhardi, mendorong Dharma Wanita di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) bersinergi dengan PKK untuk memperkuat peran Posyandu. Langkah ini dinilai penting untuk menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.

Usulan itu ia sampaikan saat mengikuti secara daring Kick Off Gerakan Cinta Posyandu yang dipimpin Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga, di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (9/9/2025). Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Sulbar Nomor 37 Tahun 2025 tentang penguatan peran Posyandu.

Berdasarkan data Pastipadu, kehadiran balita di Posyandu meningkat dari 54,59 persen pada Juli 2025 menjadi 68,2 persen pada Agustus 2025, atau setara 73.853 balita dari total target 108.322. Meski begitu, masih ada 34.469 balita yang tidak hadir, di antaranya 20.384 anak tercatat mengalami stunting di enam kabupaten Sulbar.

“Dharma Wanita di tiap OPD bisa hadir bersama PKK membina Posyandu, baik di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, maupun desa,” ujar Harsinah. Ia menilai kolaborasi lintas organisasi perempuan akan memperkuat layanan kesehatan dasar di masyarakat.

Menurutnya, dengan jumlah Posyandu yang mencapai lebih dari 2.100 unit di Sulbar, keterlibatan Dharma Wanita dan PKK secara kompak akan menjadi kunci keberhasilan Gerakan Cinta Posyandu sekaligus mendukung program penurunan stunting di daerah.(*)

Exit mobile version