Site iconSite icon Editorial9.com

Cerita Janda Tua di Mamuju yang Rumahnya Terancam Hanyut Karena Abrasi Sungai

Marta, di Desa Guliling, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.(Dok : Ist)

Mamuju – editorial9 – Kondisi memprihatinkan dialami oleh salah seorang janda tua bernama Marta, di Desa Guliling, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, karena rumah tempatnya tinggal terus terkikis abrasi air sungai. Bahkan WC miliknya sudah tergantung di pinggiran sungai Guliling.

Menurut Marta, saat musim penghujan janda tua yang hidup bersama dengan cucunya yang baru berumur 2 tahun itu, selalu dihantui rasa cemas karena lokasi rumahnya yang terus terkikis oleh luapan air sungai.

“Kalau kondisi hujan saya lari ke kampung rumah keluarga,”ucap Marta, Minggu, 22/11/20.

Wanita yang akrab disapa Mama Jefri itu juga mengungkapkan, bahwa di malam hari dirinya selalu merasakan hidup dalam kegelapan, lantaran rumahnya yang berdinding kayu itu belum dialiri listrik.

“Hanya pakai senter kalau malam,” tuturnya.

Lebih lanjut Marta mengungkapkan, bahwa selama ini ia sering dimintai berkas kartu Keluarga (KK) untuk bantuan bedah rumah.

“Namun sampai saat ini bantuan tersebut, belum juga ada,”ungkapnya.

Untuk menghidupi kesehariannya, Marta mengandalkan panggilan orang-orang sekitarnya jika ada yang membutuhkan jasanya bekerja di kebun.

“Dari hasil itulah digunakan untuk makan sehari-hari,”tutupnya.(Shir/MP)

Exit mobile version