Site iconSite icon Editorial9.com

Dalam Waktu Dekat Vaksin Covid19 Tiba di Sulbar

Suasana rapat kordinasi penanganan lanjutan Covid19.(Dok : Humas Pemprov Sulbar.(Dok: Humas Pemprov Sulbar)

Mamuju – editorial9 – Penanganan pandemi Covid19 di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), yang saat ini tengah memasuki fase ke Dua, kini telah dalam persiapan vaksinasi.

Menurut Sekprov Sulbar Muhammad Idris, vaksinasi Covid19 merupakan kebijakan nasional, yang secara tehknis untuk proses pelaksanaanya, tidak hanya dilakukan oleh Pemprov tetapi melibatkan Polda, Korem, instansi vertical dan juga OPD terkait, sehingga tidak ada alasan untuk tidak siap, Dinkes bersama Polda akan menjemput vaksin ke Makassar.

“Dan Tanggal 6 Januari, vaksin akan tiba di bandara Hasanuddin, Makassar, selanjutnya akan dibawa ke Mamuju dengan jalur darat dan akan diangkut ke Provinsi. Vaksin, sementara akan diberikan ke petugas kesehatan,” ucap Idris, saat rapat kordinasi penanganan lanjutan Covid19, Senin, 04/01/21.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa dengan adanya vaksin tersebut, diharapkan tidak ada lagi virus Corona khususnya di Sulbar,

“Tentu saja, bukan hanya vaksin, yang terpenting adalah, harus ada kedisiplinan masyarakat, dan itu jauh lebih bagus dibanding ketergantungan kita kepada vaksin,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa vaksin Covid19 merupakan salah satu intervensi yang diberikan oleh pemerintah untuk para Tenaga Kesehatan (Nakes) dan masyarakat.

“Yang paling penting adalah, bagaimana kesiapan masyarakat menjadi peduli terhadap suatu hal, yang tidak berpotensi menimbukkan terbangunnya cluster baru,” jelasnya.

Secara teknis, setelah vaksin Covid19 tersebut tiba di Sulbar, kata Idris, pihaknya selaku Pemerintah Provinsi, akan langsung melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Setelah vaksin datang, akan dilakukan sosialisasi ke masyarakat dan melakukan vaksin kepada petugas kesehatan dan selanjutnya adalah masyarakat,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinkes Sulbar, Muhammad Alif Satria, mengungkapkan bahwa untuk persiapan vaksin covid-19 Sulbar, sesuai data verifikasi pusat per 28 Desember 2020 lalu, tercatat sebanyak 889.039 sasaran yang akan divaksin. Target sasaran adalah usia 18-59 tahun dan 60+ (Lansia).

“Target sasaran, terbagi lima, yaitu, Nakes sebanyak 10.569, pelayanan publik sebanyak 94.023, masyarakat rentan secara (Geoposial, Sosial, Ekonomi) sebanyak 343.132, masyarakat umum pelaku ekonomi sebanyak 371.948, masyarakat rentan lainnya (lansia) sebanyak 69.367,” ungkap Alif.

Selanjutnya, menurut Alif Satria, data sasaran Nakes, untuk tahap I vaksinasi, akan disebar di enam kabupaten, yakni Majene, sebanyak 1.466 orang, Polman 3.008 orang, Mamasa 1.543 orang, Mamuju 2.694 orang, Pasangkayu 780 orang dan Mamuju Tengah (Mateng) sebanyak 1.078 orang.

“Kick off akan dilaksanakan tanggal 14 Januari, dengan harapan tidak bergeser dan tidak ada kendala. Target sasaran pertama yang akan divaksin adalah nakes sebanyak 10. 569 yang tersebar di Sulbar. Sebelum vaksin didistribusi ke kabupaten ada cold room ,” terangnya.

“Ketersediaan logistik pendukung vaksin Covid19, antara lain, APD set untuk pelaksana vaksin covid-19 sebanyak 4.061 set, masker Kn95 nakes sebayak 8.000 pcs, masker medis untuk nakes sebanyak 4.000 pcs, dan Apd cover all suit untuk nakes, sebanyak 10.000 pcs,” sambungnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, adapun kendala dan permasalahan tehknis yang dihadapi, yakni pelayanan vaksin Covid19, karena menggunakan aplikasi Pcare, yang terhubung dengan internet sehingga tidak semua fasyankes, dapat melakukan pelayanan vaksinasi Covid19.

“Akses masyarakat mendapatkan pelayanann vaksinasi Covid19 juga terbatas,” tutupnya.

Untuk diketahui, rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Polda Sulbar, Korem, Asisten Ekbang , Junda Maulana, Plt. Asisten III, Muh. Jamil Barambangi dan para pimpinan OPD. (*/MP)

Exit mobile version