Site iconSite icon Editorial9.com

Damkar Polman Bantu Pencarian 2 Anak Hilang di Sungai Maloso

Personel Damkar Polman bersama Tim SAR Gabungan mengikuti apel dan briefing sebelum memulai operasi pencarian dua anak yang dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Maloso di Kecamatan Campalagian, Sabtu (6/6/2026). Pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan untuk mempercepat proses penyisiran di lokasi kejadian. Dok. Kominfo Polman.

POLMAN – editorial9.com – Personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) turun langsung membantu Tim SAR Gabungan mencari dua anak yang dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Maloso di Kecamatan Campalagian, Sabtu (6/6/2026).

Pencarian memasuki hari kedua setelah peristiwa nahas yang terjadi pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Dalam operasi tersebut, Damkar Polman mengerahkan personel rescue dan peralatan pendukung untuk menyisir aliran sungai bersama unsur gabungan lainnya.

Sebelum bergabung dalam operasi pencarian, personel Damkar Polman terlebih dahulu melaksanakan kegiatan sosialisasi, simulasi, dan pencegahan kebakaran di RSUD H. Andi Depu, Polewali. Usai kegiatan tersebut selesai, seluruh personel Posko Induk langsung digeser ke lokasi pencarian di Sungai Maloso.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polman, Imran, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan dukungan maksimal dalam operasi kemanusiaan tersebut.

“Rumah sakit adalah fasilitas publik dengan tingkat kerentanan tinggi. Melalui simulasi bersama Regu C ini, kami memastikan kesiapan seluruh elemen RSUD Andi Depu dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran secara mandiri dan cepat,” ucap Imran.

“Namun, tugas kemanusiaan kami hari ini tidak berhenti di sini. Usai situasi di RSUD dipastikan kondusif, personel Posko Induk langsung kami geser total untuk memperkuat Tim SAR Gabungan dalam operasi penyelamatan air pencarian anak hilang di Campalagian,” sambungnya.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Polres Polman, Brimob Kompi IV Batalyon A Pelopor, Satpolairud, Polsek Campalagian, Basarnas, BPBD, serta Damkar Polman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat lima anak bermain di sekitar Sungai Maloso. Tiga anak di antaranya, yakni FR (8), MD (8), dan AH (8), turun mandi dan berenang di sungai. Namun derasnya arus menyeret ketiganya.

Warga yang mendapat informasi dari teman-teman korban langsung melakukan pencarian awal. Akan tetapi, mereka hanya menemukan pakaian dan sandal milik korban di tepi sungai.

Pada hari pertama pencarian, satu korban berinisial FR (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Dusun Berampa, Desa Katumbangan. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sementara itu, hingga Sabtu sore, dua korban lainnya yakni MD (8) dan AH (8) masih dalam pencarian. Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan memantau sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.

Petugas berharap kedua korban dapat segera ditemukan agar keluarga mendapatkan kepastian atas nasib anak-anak tersebut. Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan melibatkan seluruh unsur yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan.(*)

Exit mobile version