Site iconSite icon Editorial9.com

Damkar Polman Kembali Evakuasi Ular di Permukiman Warga

Petugas UPTD Damkar Polman memperlihatkan ular yang berhasil dievakuasi dari permukiman warga di Kuajang, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Minggu (1/2/2026). (Dok Humas Damkar Polman)

POLMAN – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar (Damkar Polman) kembali turun tangan mengevakuasi ular yang muncul di sekitar permukiman warga di Kecamatan Binuang. Dalam beberapa pekan terakhir, laporan penyelamatan hewan liar seperti ular masih mendominasi layanan non-kebakaran.

Evakuasi dilakukan oleh Regu A pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 12.08 WITA di Kelurahan Kuajang, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar. Ular tersebut ditemukan berada di sekitar rumah warga dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan.

Petugas mengevakuasi ular menggunakan alat khusus berupa grab stick agar penanganan berlangsung aman tanpa risiko bagi warga maupun personel.

Damkar Polman mencatat satu warga terdampak dalam kejadian ini, yakni Ibu Hj Jauhari. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Polewali Mandar, Imran, mengatakan kejadian ini menegaskan tren meningkatnya laporan animal rescue, khususnya evakuasi ular di wilayah permukiman.

“Sejak akhir Januari hingga awal Februari, laporan evakuasi ular dan rescue hewan masih mendominasi layanan non-kebakaran. Karena itu, kami menempatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan sebagai prioritas agar penanganan bisa dilakukan cepat dan aman,” kata Imran, Ahad (1/2).

Imran menjelaskan, berdasarkan rekap kegiatan Damkar Polman, evakuasi hewan liar seperti ular, biawak, hingga rescue hewan lainnya menjadi salah satu layanan yang paling sering ditangani dalam setahun terakhir.

Menurutnya, pola tersebut menunjukkan meningkatnya interaksi antara kawasan permukiman warga dan habitat hewan liar di sekitarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penanganan mandiri saat menemukan hewan berbahaya, karena dapat memicu risiko cedera.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Penanganan hewan liar membutuhkan peralatan dan prosedur khusus,” ujarnya.

Evakuasi ini menambah catatan layanan non-kebakaran Damkar Polman pada awal Februari, setelah sebelumnya menangani rescue kucing, penyemprotan drainase, serta sejumlah evakuasi ular di wilayah Polewali dan Binuang pada akhir Januari lalu.(*)

Exit mobile version