Jakarta – editorial9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, menerima bantuan dana siap pakai untuk stimulan rumah rusak tahap pertama dari BNPB Pusat, yang diperuntukkan bagi korban gempa 15 Januari 2021 lalu, di Jakarta, Senin, 24/05/21.
Bantuan sebesar Rp. 209.5 miliar, yang diserahkan langsung oleh Kepala BNPB pusat Doni Monardo kepada Bupati Mamuju Sutinah Suhardi itu, nantinya akan dibagi kedalam tiga kategori yakni 1.501 rumah rusak berat, 3.487 rumah rusak sedang dan 4.731 rusak ringan.
Usai menerima bantuan tersebut, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, menghimbau seluruh korban gempa di Mamuju yang belum terdata untuk segera melapor, agar segera dapat diusulkan kembali.
“Pemkab Mamuju akan kembali membuka posko terpadu Perkim dan BPBD untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporannya,” ucap Sutinah.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa bantuan tersebut, sebagai wujud negara selalu hadir ditengah-tengah masyarakatnya, yang tertimpa musibah.
“Ini juga merupakan salah satu bentuk kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Mamuju dengan Pemerintah Pusat yakni BNPB,” jelasnya.
Sutinah berharap agar bantuan ini dapat tersalur tepat sasaran dan masyarakat benar-benar dapat merasakan manfaatnya.
Sementara itu, Sekretaris BNPB Kabupaten Mamuju, Muh. Taslim, mengungkapkan bahwa dana untuk tahap pertama ini, akan segera disalurkan dengan mengikuti Juknis yang ada.
“Tim Pemdamping Masyarakat (TPM) ini, akan melibatkan berbagai unsur seperti TNI/Polri, Lurah hingga kepala desa. Sementara untuk Tim tehknis nantinya akan melibatkan langsung Bupati, Wakil Bupati, Sekda serta OPD tehnis lainnya,” tutur Taslim.
Untuk diketahui, selain Kabupaten Mamuju. pada kesempatan ini, Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamasa juga mendapatkan bantuan yang sama.(Adv)
