MAJENE, editorial9.com – DPC Partai Demokrat Kabupaten Majene menggelar bakti sosial membersihkan kawasan Stadion Prasamya, Jumat (17/7/2026), dalam rangka memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat. Aksi yang merupakan bagian dari Gerakan Langit Biru Indonesia Asri itu melibatkan ratusan pelajar, petugas kebersihan, hingga kader Demokrat, sekaligus menjadi ajakan menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 pelajar, petugas DLHK Pemkab Majene, PSC, pengurus DPC Demokrat Majene, Fraksi Demokrat, serta jajaran DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Majene sekaligus Ketua DPC Demokrat Majene M. Idwar, Bendahara Demokrat Majene Bayu Aditya Pratama, Andi Nurul Fathiyah Suriana Mardin, Elly Sulistiowati, Anggriani, dan Syarifuddin.
Sementara dari DPD Demokrat Sulbar hadir Firman Argo Waskito, Abd. Wahab Abdi, Fatmawati, Bebas Manggazali, Nurdin Passokori, Hamzah Zunuba, dan Rahmaniar.
Bayu Aditya Pratama mengatakan Stadion Prasamya dipilih sebagai lokasi bakti sosial karena sebelumnya menjadi perhatian publik setelah kondisi sampah di kawasan tersebut viral di media sosial.
Menurutnya, aksi itu diharapkan menjadi inspirasi agar masyarakat semakin peduli menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam arahannya, M. Idwar menegaskan kegiatan tersebut lahir dari kepedulian terhadap lingkungan dengan melibatkan generasi muda agar budaya hidup bersih tertanam sejak dini.
Sementara itu, Firman Argo Waskito menegaskan kegiatan tersebut bukan bagian dari agenda politik, melainkan gerakan sosial yang digelar serentak di seluruh Indonesia dalam rangka HUT ke-25 Partai Demokrat.
“Semoga kegiatan ini menginspirasi kita semua, supaya peduli terhadap lingkungan sekitar kita. Momentum ini juga kami mengajak stakeholder lainnya untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan menjadikan perilaku hidup bersih dan sehat dalam keseharian,” kata Firman Argo.
Sekretaris DPD Demokrat Sulbar, Abd. Wahab Abdi, mengatakan aksi di Majene merupakan kegiatan kedua setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Mamuju.
“Aksi ini akan terus berlanjut, menyasar semua kabupaten se Sulbar, berlanjut ke Polewali Mandar, Mamasa, Pasangkayu dan Mamuju Tengah. Puncaknya akan kembali kita laksanakan di Mamuju sebagai ibukota provinsi,” ujar Abd Wahab.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar juga diajak mengikuti lomba mengumpulkan sampah. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian ditimbang dan peserta dengan hasil terbanyak mendapat apresiasi dari panitia.
Salah seorang pelajar yang ikut dalam aksi itu berharap, kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin agar semakin banyak masyarakat terlibat menjaga kebersihan lingkungan.
“Semoga ini bisa jadi gerakan besar kak, semua orang peduli dan menjaga kebersihan,” pungkas seorang pelajar yang berpartisipasi dalam gerakan Langit Biru Indonesia Asri.(*)
