Mamuju – editorial9 – Dugaan penggunaan atribut Partai Demokrat yang dilakukan oleh oknum Calon Kades (Cakades) Pokkang, bernama Suderman, saat pemaparan visi misi yang digelar oleh panitia desa, menuai protes dan kecaman keras dari Sekretaris DPC Demokrat Kabupaten Mamuju, Yuslifar Yunus Djafar.
Menurut Yuslifar, secara kelembagaan pihaknya memberikan waktu 1×24 jam kepada Suderman, untuk menyampaikan permohonan maafnya kepada Partai Demokrat.
“Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka kami di Demokrat akan menempuh langkah – langkah selanjutnya,” ucap Yuslifar, Rabu,15/12/21.
Selain itu Yuslifar mengungkapkan bahwa, Suderman bukanlah pengurus atau pun kader dari seluruh tingkatan partai berlambang bintang mercy itu.
”Kami meminta kepada Suderman untuk meminta maaf kepada publik dan terkhusus Partai Demokrat, atas pengklaiman dan penggunaan atribut partai Demokrat pada acara pemaparan visi misi calon kepala desa Pokkang,” ungkapnya.
Sebagai pengurus partai Demokrat, pihaknya secara kelembagaan merasa dirugikan, dengan adanya penggunaan antribut partai oleh salah satu calon kepala desa.
”Kami merasa dirugikan, karena kami di Demokrat menjunjung tinggi asas demokrasi terhadap semua daerah yang melakukan pemilihan kepala desa,” terang mantan anggota DPRD Kabupaten Mamuju itu.
Lebih lanjut ia juga meminta Suderman, untuk menyampaikan penjelasan atau klarifikasi ke masyarakat Mamuju bahwa penggunaan atribut Partai Demokrat saat pemaparan visi misi tersebut, murni inisiatifnya sendiri.
“Apa yang disampaikan Suderman terkait penguasa sama sekali tidak ada korelasinya dengan Partai Demokrat. Karena, bagi kami Partai Demokrat tidak mengenal sama sekali penguasa seperti yang dimaksud Suderman,” bebernya.
Pihaknya juga akan memanggil Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Kecamatan Kalukku, untuk melakukan indentifikasi terhadap atribut partai Demokrat yang digunakan Suderman.
”Karena antribut ini, tidak gampang didapatkan,”pungkasnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa meskipun dalam masalah ini tidak ada yang melaporkan atau keberatan dari kandidat lainnya, namun Suderman bisa saja didiskualifikasi oleh panitia atas pelanggaran yang dilakukan.
”Walaupun tidak ada calon lain yang melakukan keberatan, tetapi panitia bisa saja melakukan diskualifikasi terhadap Suderman selaku panitia Pilkades,” tutup Yuslifar.(TS/Mp)
