Mamuju – editorial9 – Ditunjuknya Kabupaten Mamuju menjadi pilot project supervisi penurunan stunting, oleh Sekwapres RI dan Kemenkes, mendapat apresiasi dari Bupati Sutinah Suhardi.
Menurut Sutinah, adanya intervensi spesifik oleh Setwapres bersama Kemenkes, akan semakin menambah semangat dalam upaya menurunkan angka stunting di daerah ini.
“Kabupaten Mamuju, telah berhasil menurunkan angka stunting dengan cukup signifikan, dari yang sebelumnya lebih dari 40 persen, menjadi hanya 30,3 persen,” ucap Sutinah, di acara orientasi pedoman manajemen dan paduan supervisi intervensi spesifik, di Kantor Bupati Mamuju, 28/11/22.
Selain itu, ia menambahkan, hal itu dapat dicapai dengan berbagai langkah yang terua di intervensi bersama sejumlah pemangku kebijakan.
“Mulai dari hal umum dengan jaminan kesehatan gratis, lewat kepsertaan BPJS yang dibiayai oleh pemerintah daerah, sampai pada pengaktifan Pokjanal Posyandu,” tambahnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, ada pula optimalisasi gerakan masyarakat hidup sehat, sampai pada kebijakan pelibatan desa, dalam penguatan program kerja yang berkaitan langsung dengan upaya penurunan stunting.
“Dengan berbagai langkah yang kita lakukan, ditambah intervensi dari Kemenkes lewat dukungan Setwapres ini, maka bukan tidak mungkin Kabupaten Mamuju, akan segera mencapai target nasional di bawah 14 persen,” tutupnya.(Rls/Mp)
