Mamuju – editorial9 – Sistem pengelolaan informasi Administrasi Kependudukan Dalam Jaringan (Adminduk Daring) secara resmi diluncurkan dan disosialisasikan oleh Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disduk Capil) Kabupaten Mamuju. Agenda itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Mamuju, Ado Mas’ud, di Waterpark D’maleo hotel, Senin,25/10/21.
Wakil Bupati Mamuju, Ado Mas’ud, menilai layanan yang dilengkapi model Daring, adalah suatu langkah maju yang sangat baik, dalam upaya memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Hal tersebut dikarenakan jumlah personil Disdukcapil, belum berbanding lurus dengan jumlah penduduk serta topografi wilayah yang sebagian masih sulit menerima layanan langsung, dalam pemenuhan Adminduk.
“Olehnya, semua stakeholder, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten hingga desa dan kelurahan dapat membangun kolaborasi demi mendukung program ini,” ucap Ado.
Sementara itu, Kadisdukcapil Mamuju, Agung Pattola, menjelaskan bahwa sosialisasi penataan pengelolaan informasi Adminduk serta pelayanan Daring maupun kios pelayanan Adminduk di tiap desa dan kelurahan, adalah salah satu upaya mendorong pemenuhan target perekaman KTP elektronik (el) tahun 2021, yang hingga saat ini dinilai masih belum maksimal.
“Serta, menjadi salah satu langkah untuk mengaktualisasi visi Mamuju Keren, yang menargetkan optimalisasi layanan pemerintah kepada masyarakat,” jelas Agung.
Menurutnya, secara tehknis layanan yang akan memanfaatkan teknologi informasi melalui internet yang dapat diakses melalui situs resmi pemerintah Kabupaten Mamuju, dibawah naungan Dinas Kominfo dan Persandian.
“Pada website mamujukab.go.id, memungkinkan masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukannya, tanpa harus datang ke kantor Disduk Capil,” terangnya.
“Olehnya, layanan ini diharapkan dapat disosialisasikan ke masyarakat, agar dapat dimanfaatkan, untuk memudahkan pelayanan Adminduk,” sambung Agung.
Di tempat yang sama, Kadisduk Capil Provinsi Sulawesi barat, Muhammad Ilham Borahima, juga memberikan apresiasi positif atas inovasi Disduk Capil Kabupaten Mamuju. Ia menilai langkah tersebut akan semakin memperbaiki layanan Adminduk oleh Disduk Capil.
“Terlebih, dalam momentum menghadapi pesta demokrasi tahun 2024,” beber Muhammad Ilham.
Lebih lanjut ia, menuturkan, bahwa salah satu hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah aksesibilitas jaringan komunikasi, yang saat ini masih terbatas di wilayah perkotaan.
“Olehnya, perlu sinergitas yang baik untuk dapat mengaktualisasi capaian layanan adminduk di Kabupaten Mamuju,” tutupnya.
Untuk diketahui, hadir dalam sosialisasi tersebut para camat, lurah dan Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Mamuju.(Adv/Diskominfosandi)
