MAMUJU — Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Barat mulai mematangkan rencana program dan target kinerja tahun 2027 melalui Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2026 yang digelar secara virtual, Jumat (27/2/2026).
Rakortekrenbang tersebut diikuti Kepala Dinas Pangan Sulawesi Barat Suyuti Marzuki bersama sekretaris dan para kepala bidang, serta perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat.
Dalam forum itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri bersama Badan Pangan Nasional melakukan reviu terhadap rencana program serta target kinerja Dinas Pangan Sulbar untuk tahun 2027.
Pembahasan difokuskan pada program-program yang mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta diselaraskan dengan Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Sejumlah agenda strategis menjadi perhatian, di antaranya penanganan daerah rawan pangan, peningkatan diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal, serta stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Selain program, target indikator kinerja turut dievaluasi dengan mengacu pada capaian tahun 2025. Penyesuaian ini dilakukan agar perencanaan tahun 2027 lebih realistis, terukur, dan responsif terhadap kondisi aktual di daerah.
Kepala Dinas Pangan Sulawesi Barat Suyuti Marzuki menegaskan, Rakortekrenbang menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Menurut dia, sinergi tersebut dibutuhkan agar setiap program yang dirancang benar-benar memberikan dampak nyata bagi penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.
“Perencanaan yang matang dan selaras dengan kebijakan nasional akan memperkuat ketahanan pangan daerah serta menjawab tantangan pangan ke depan,” kata Suyuti.(*)
