MAMUJU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat memfasilitasi pertemuan daring antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Sulbar dengan pihak dunia usaha dan dunia industri (DUDI), dalam hal ini Astra Motor. Langkah ini bertujuan memperkuat kolaborasi pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Pertemuan yang berlangsung baru-baru ini turut didukung oleh Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Sulbar dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan. Dari pihak Disdikbud, hadir Kepala Bidang SMK, Irham Yakub, dan Kepala BPTIK, Ikhwan. Sementara dari Astra Motor, hadir Service Region Head Wilayah Sulsel–Sulbar–Sultra–Maluku, Anton Prihatno.
Pengawas SMK dan seluruh kepala SMK se-Sulbar juga mengikuti kegiatan tersebut secara aktif.
Plt. Kepala Disdikbud Sulbar, Mohammad Ali Chandra, melalui Kabid SMK menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan industri. Kolaborasi ini diyakini mampu menciptakan lulusan yang kompeten dan siap terjun ke dunia kerja.
Pertemuan ini membahas rencana implementasi program link and match antara Astra Motor dan SMK di Sulbar, khususnya pada bidang keahlian yang relevan dengan industri otomotif dan teknologi, seperti Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Administrasi, dan Desain.
Kerja sama ini mencakup penguatan praktik industri, penyesuaian kurikulum berbasis standar industri, hingga peluang rekrutmen bagi lulusan.
Inisiatif tersebut, sejalan dengan visi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yakni menjadikan Sulawesi Barat maju dan sejahtera. Secara khusus, program ini mendukung misi ketiga dalam Panca Daya, yaitu pengembangan sumber daya manusia unggul dan sejahtera.
Dengan kemitraan ini, Disdikbud Sulbar berharap pendidikan vokasi semakin relevan, adaptif terhadap dinamika industri, dan mampu mencetak generasi muda yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.(*)
