Site iconSite icon Editorial9.com

Disdukcapil Sulbar Jemput Bola Layani Perbaikan Data Penghayat Kepercayaan di Mamasa

Bupati Mamasa Welem Sambolangi saat menyampaikan sambutan pada kegiatan jemput bola pelayanan administrasi kependudukan bagi Penghayat Kepercayaan di Kantor Disdukcapil Mamasa, Jumat (12/9/2025).

MAMASA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Disdukcapil Kabupaten Mamasa menggelar pelayanan jemput bola administrasi kependudukan (Adminduk) khusus bagi masyarakat Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Disdukcapil Mamasa pada Jumat (12/9/2025) ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Komunitas Mapparondo Mamasa beberapa waktu lalu. Program tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang inklusif dan merata.

Bupati Mamasa Welem Sambolangi bersama Kepala Disdukcapil Sulbar Muhammad Ilham Borahima, Anggota Komisi I DPRD Sulbar Daud Tandi Arruan, Plh. Kadis Dukcapil Mamasa Yermia, serta Ketua Penghayat Kabupaten Mamasa Reing turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Welem mengapresiasi inisiatif Disdukcapil Sulbar. Ia berharap program jemput bola bisa berlanjut demi menghadirkan pelayanan Adminduk yang lebih inklusif.

Kadis Dukcapil Sulbar, Muhammad Ilham Borahima, menegaskan layanan ini dilaksanakan berdasarkan UUD 1945 Pasal 28E ayat (2), Putusan MK No. 97/PUU-XIV/2016, Permendagri No. 118 Tahun 2017, serta Permendikbud No. 27 Tahun 2016.

“Kegiatan ini bukti nyata komitmen Disdukcapil dalam menghadirkan pelayanan Adminduk yang adil dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Program ini menargetkan 6.000 warga Mamasa yang sebelumnya belum memiliki keterangan agama dalam data kependudukan agar diperbarui menjadi Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Hingga kini, tercatat 280 KTP-el dan 90 Kartu Keluarga berhasil diperbarui, sementara sisanya akan dilakukan secara bertahap.

Sebagai simbolis, Bupati Mamasa menyerahkan KTP-el kepada warga, sementara Kepala Disdukcapil Sulbar menyerahkan KK.

Masyarakat Penghayat Kepercayaan menyambut baik langkah ini dan berharap layanan serupa dapat digelar rutin setiap tahun.(*)

Exit mobile version