Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong transformasi digital, khususnya di bidang dokumentasi dan publikasi. Langkah ini diwujudkan melalui Rapat Konsolidasi Transformasi Dokumentasi dan Publikasi Digital yang dibuka oleh Plh. Sekretaris Daerah Sulbar, Herdin Ismail, di Hotel Maleo Town Square, Senin, 28 Juli 2025.
Kepala Dinas Kominfo SP Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan pelayanan publik yang berkualitas.
“Sebagaimana tema kegiatan ini, Transparency, Inclusivity, dan Creativity, di era digital saat ini kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah,” kata Ridwan.
Menurutnya, dokumentasi dan publikasi digital yang kuat sangat berperan dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Karena itu, kolaborasi lintas sektor termasuk para pelaku konten digital, perlu diperkuat untuk menghadirkan pemerintah yang aktif dan jujur di ruang digital.
“Produksi konten pemerintah harus bersifat kreatif dan informatif agar mudah diterima publik. Namun, konten yang baik juga harus didukung oleh distribusi yang masif. Tanpa itu, hasilnya akan nol,” tegas Ridwan.
Ia juga menegaskan bahwa konten resmi pemerintah harus menjadi “mercusuar kebenaran”, yang mampu mencerahkan kebingungan dan menjadi panduan transformasi layanan.
“Ke depan, kami akan menggerakkan ASN dan non-ASN untuk aktif mem-follow, membagikan, dan menyukai konten-konten resmi pemerintah. Saya berharap kerja sama kita semua dapat terwujud demi transformasi digital yang berdampak luas,” ujarnya.(*)
