Site iconSite icon Editorial9.com

DLH Sulbar Ingatkan Pentingnya Kelola Sisa Makanan Program MBG

Kepala DLH Sulbar, Zulkifli Manggazali, memberikan keterangan pers terkait rencana pembentukan Tim Khusus Pengelolaan Sampah Makanan Program MBG, Rabu (6/8/2025).

MAMUJU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Barat mengingatkan seluruh pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperhatikan aspek lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sisa makanan. DLH menilai, tanpa pengelolaan yang tepat, limbah makanan dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

“Program MBG sangat bermanfaat untuk anak-anak, tapi kita juga harus mengantisipasi dampaknya. Jangan sampai sisa makanan menumpuk dan jadi masalah lingkungan. Kami ingatkan semua pihak agar turut menjaga keseimbangan ini,” ujar Kepala DLH Sulbar, Zulkifli Manggazali, Rabu (6/8/2025).

Sebagai tindak lanjut, DLH Sulbar akan membentuk Tim Khusus (Timsus) Pengelolaan Sampah Makanan di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tim ini akan melibatkan lintas sektor, termasuk Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

Timsus ini akan fokus pada, 1.Pemilahan sejak dini terhadap sisa makanan di sumbernya. 2 Pemanfaatan limbah organik, seperti budidaya maggot atau pembuatan kompos

Menurut Zulkifli, upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Sulbar terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di sektor lingkungan hidup.

“Kami ingin program peningkatan gizi ini tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga menjadi contoh praktik ramah lingkungan. Mari kelola limbah makanan secara bertanggung jawab,” tambahnya.

DLH akan terus mengedukasi dan memantau implementasi pengelolaan limbah makanan di seluruh titik layanan MBG di Sulbar.(*)

Exit mobile version