Site iconSite icon Editorial9.com

DLHK Sulbar Evaluasi KLHS RTRW Mamasa 2025-2045

MAMUJU — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat menggelar evaluasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Mamasa Tahun 2025–2045.

Kegiatan ini berlangsung pada Senin (2/2/2026) di Ruang Rapat DLHK Sulbar, sebagai tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Kabupaten Mamasa terkait penjadwalan evaluasi laporan KLHS RTRW tersebut.

Evaluasi dilakukan untuk memastikan dokumen KLHS disusun sesuai aturan perundang-undangan dan selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, agar kebijakan tata ruang daerah tetap berwawasan lingkungan.

Langkah ini juga sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang diusung Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dengan fokus pada pembangunan berkeadilan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan perlindungan lingkungan hidup.

Sebelum rapat dimulai, seluruh peserta yang terdiri dari Tim Evaluator KLHS Provinsi Sulbar, Tim Pokja Penyusunan KLHS RTRW Mamasa, serta Tim Pokja RTRW Mamasa mengawali kegiatan dengan doa bersama.

Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Wakil Gubernur Sulbar Salim S. Mengga, yang meninggal dunia pada Sabtu (31/1/2026).

Evaluasi dipimpin oleh Kepala Bidang Penataan dan Penaatan PPLH, Andi Alffianti, yang membacakan sambutan Kepala DLHK Sulbar Zulkifli Manggazali, karena berhalangan hadir akibat tugas kedinasan di luar daerah.

Dalam sambutannya, DLHK menegaskan evaluasi KLHS RTRW Mamasa menjadi bagian penting untuk memastikan kebijakan tata ruang daerah tetap mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan.

DLHK juga menekankan kualitas dokumen KLHS sangat menentukan arah pembangunan Mamasa ke depan, sehingga penyusunannya harus dilakukan secara komprehensif, partisipatif, serta berbasis data yang akurat.

Dalam evaluasi tersebut, masing-masing tim memaparkan substansi dokumen KLHS RTRW dan memberikan penjelasan teknis terkait materi yang telah disusun. Kegiatan dilaksanakan secara luring dan daring, dengan sebagian peserta mengikuti rapat melalui Zoom Meeting.

DLHK Sulbar berharap evaluasi ini dapat memperkuat kualitas perencanaan tata ruang Kabupaten Mamasa agar lebih responsif terhadap isu lingkungan, sosial, dan ekonomi secara terpadu.

Melalui kegiatan ini, DLHK Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan dalam setiap proses perencanaan dan pengambilan kebijakan daerah.(*)

Exit mobile version