MAMUJU – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperkuat sinergi program antara pemerintah pusat dan daerah melalui optimalisasi Aplikasi Potensi Investasi Regional (PIR).
Langkah ini dilakukan untuk menyajikan informasi potensi investasi Sulbar secara komprehensif, akurat, dan terkini agar lebih mudah diakses para investor.
Optimalisasi PIR juga menjadi instrumen penting dalam menyelaraskan kebijakan penanaman modal daerah dengan sistem serta program investasi nasional.
Ketua Tim Kerja Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Satriawan Hasan Sulur, menegaskan pemanfaatan aplikasi PIR diharapkan mampu meningkatkan kualitas data investasi, menonjolkan sektor unggulan daerah, serta memperluas jangkauan promosi investasi Sulbar.
“Arahan Plt Kepala DPMPTSP, kami tim kerja harus mampu mensinergikan program pemerintah pusat dan daerah. Ini menjadi kunci menciptakan iklim penanaman modal yang kondusif dan kompetitif, salah satunya melalui optimalisasi aplikasi PIR yang disediakan pemerintah pusat,” ujar Satriawan, Jumat (2/2/2026).
Menurutnya, aplikasi PIR dapat menjadi etalase digital potensi daerah yang memudahkan investor melihat peluang investasi strategis di Sulbar.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Sulbar, Amir, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor bersama kementerian dan lembaga terkait, pemerintah kabupaten/kota, hingga para pemangku kepentingan lainnya.
“Kolaborasi ini penting untuk meningkatkan daya saing daerah, menarik minat investor, serta mendorong realisasi investasi yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sulbar,” jelas Amir.
Ia menambahkan, upaya penguatan iklim investasi ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam mempercepat pembangunan ekonomi berbasis potensi unggulan daerah.
Optimalisasi aplikasi PIR diharapkan menjadi langkah strategis Sulbar untuk tampil lebih kompetitif dalam peta investasi nasional.(*)
