MAMUJU – Mantan Ketua umum KPM-PM, Herman Kadir atau Herpol mengungkap alasan memilih Partai Demokrat sebagai rumah perjuangan politiknya. Ia menilai, Demokrat memiliki visi kerakyatan dan karakter perjuangan yang sejalan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Herpol mengatakan, bergabung dengan Demokrat bukan sekadar keputusan politik biasa. Menurutnya, partai politik harus menjadi ruang untuk belajar, bertumbuh, dan memperjuangkan kepentingan rakyat secara bermartabat.
“Bergabungnya kami dengan Partai Demokrat bukan sekadar pilihan politik, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar perjuangan untuk kemaslahatan masyarakat. Kami melihat, partai ini sebagai wadah yang mampu memberi ruang untuk belajar, bertumbuh, dan menempa diri dalam proses politik yang formal serta bermartabat,” kata Herpol, Sabtu, (23/5/2026).
Ia menegaskan, politik seharusnya dimaknai sebagai bentuk pengabdian, bukan semata-mata perebutan kekuasaan. Karena itu, jika suatu saat dipercaya maju di legislatif dan mendapat amanah rakyat, dirinya ingin menjadikan jabatan tersebut, sebagai sarana memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Politik bagi kami bukan hanya tentang kekuasaan, melainkan tentang pengabdian dan keberpihakan kepada rakyat,” ujarnya.
Menurut Herpol, kursi legislatif bukan tujuan akhir dalam perjuangan politik. Ia menyebut, posisi tersebut harus dimanfaatkan untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil serta mendorong pembangunan yang adil dan merata.
Herpol juga menjelaskan alasan memilih Demokrat dibanding partai lain. Ia menilai Demokrat memiliki semangat kebersamaan, demokrasi, dan kepedulian terhadap masyarakat luas.
“Mengapa harus Demokrat? Karena Partai Demokrat memiliki karakter perjuangan, visi, dan misi yang sejalan dengan filosofi kerakyatan yang kami yakini,” jelasnya.
Selain itu, Herpol menyoroti kepemimpinan Ketua DPD Demokrat Sulbar yang juga Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Menurutnya, kepemimpinan yang terbuka dan merangkul semua kalangan menjadi energi positif bagi kader muda untuk berkembang.
“Di Sulawesi Barat, partai ini dinakhodai oleh seorang gubernur yang memiliki karakter kepemimpinan yang terbuka, merangkul semua golongan, dan mampu menjadi tempat berdiskusi maupun bertukar pikiran terkait berbagai persoalan masyarakat Sulbar,” tuturnya.
Herpol turut mengenang jejak perjuangan almarhum Salim S Mengga yang pernah menjadi kader Demokrat hingga menjabat anggota DPR RI selama dua periode. Sosok Salim disebut menjadi inspirasi besar dalam menjalankan politik yang beretika dan berpihak kepada rakyat.
“Beliau adalah sosok panutan, religius, serta sangat menjunjung tinggi moralitas dan integritas dalam perjuangan politiknya. Keteladanan beliau menjadi inspirasi besar bagi kami bahwa politik harus dijalankan dengan etika, kejujuran, dan keberpihakan kepada rakyat,” pungkasnya.(*)
