Site iconSite icon Editorial9.com

Evaluasi Haji 2025, Dukcapil Sulbar Tegaskan Validitas KTP Jamaah

Suasana kegiatan Tasyakuran dan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 H/2025 M di Aula Asrama Haji Transit Mamuju, Selasa (22/7/2025).

Mamuju – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sulawesi Barat menegaskan pentingnya keabsahan dokumen kependudukan dalam proses pendaftaran calon jamaah haji.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dukcapil Sulbar, Sri Utari, yang hadir mewakili Kadis Dukcapil Sulbar, Muhammad Ilham Borahima, pada kegiatan Tasyakuran dan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1446 H/2025 M. Acara digelar Kanwil Kementerian Agama Sulbar di Aula Asrama Haji Transit Mamuju, Selasa, 22 Juli 2025, dan dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Adnan Nota.

Dalam materinya berjudul “Peran Strategis Dukcapil dalam Menjamin Keabsahan KTP untuk Layanan Pendaftaran Calon Jamaah Haji”, Sri Utari menekankan bahwa dokumen kependudukan yang sah dan valid merupakan syarat utama dalam sistem pendaftaran haji.

“Dukcapil Sulbar terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjamin seluruh calon jamaah, khususnya dari Sulbar, memenuhi persyaratan dokumen kependudukan yang sesuai standar dan sah,” jelas Sri Utari.

Ia juga mengungkapkan bahwa evaluasi seperti ini penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi kendala dalam penyelenggaraan ibadah haji, sehingga pelayanan kepada jamaah dapat terus ditingkatkan.

“Kegiatan ini menjadi momentum perbaikan layanan agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah,” tambahnya.

Kegiatan ini sejalan dengan Misi Kelima Panca Daya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM): memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan menghadirkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Selain Dukcapil, evaluasi ini juga menghadirkan pemaparan dari Dinas Kesehatan Sulbar serta Kepala Kanwil Kemenag Sulbar. Sebanyak 84 peserta hadir, terdiri dari Petugas Haji Daerah, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Ketua Kloter, Pembimbing Haji, petugas kesehatan, serta perwakilan Bidang Kesra kabupaten se-Sulbar. (Rls)

Exit mobile version