Site iconSite icon Editorial9.com

Finalis Sekda Sulbar di Tangan Gubernur, Pansel Ungkap Proses Seleksi Ketat

Ketua Pansel Sekda Sulbar, Prof. Basri Hasanuddin, berdiskusi dengan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Andi Achmad Syukri, usai penyerahan tiga nama kandidat Sekda di Mamuju, Rabu (13/8/2025). (Dok. Pemprov Sulbar)

MAMUJU – Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) telah merampungkan seluruh tahapan seleksi. Tiga nama kandidat pun resmi diserahkan kepada Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, untuk dipilih sebagai Sekda definitif.

Ketua Pansel, Prof. Basri Hasanuddin, memastikan proses seleksi berjalan ketat, profesional, dan bebas intervensi.

“Semua tahapan kami jalankan dengan baik, lancar, dan tertib. Hasilnya sudah saya serahkan langsung kepada Pak Gubernur Sulbar dalam kapasitas saya sebagai ketua Pansel,” ujar Basri di Mamuju, Rabu (13/8/2025).

Menurut Basri, proses seleksi dimulai dari pemeriksaan berkas sembilan calon. Tiga kandidat tereliminasi pada tahap awal, menyisakan enam orang untuk mengikuti seleksi lanjutan di Jakarta.

“Enam orang ini kembali diseleksi di Jakarta, dan satu kandidat tereliminasi sehingga tersisa lima. Seleksi akhir digelar di Makassar, dari lima nama itu akhirnya terpilih tiga yang pantas dipertimbangkan mendampingi Pak Gubernur sebagai Sekda,” jelasnya.

Ia menambahkan, penilaian mencakup kompetensi, kepemimpinan, dan integritas moral. Para kandidat juga menjalani wawancara mendalam untuk menguji kapasitas mereka.

“Sekda adalah jabatan tertinggi sipil di Pemprov Sulbar, sehingga kriterianya mencakup kompetensi, kepemimpinan, dan moralitas,” tegasnya.

Basri memastikan, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Gubernur Sulbar.

“Gubernur yang paling berhak menentukan siapa yang akan mendampinginya. Pansel bekerja secara independen, menjaga profesionalisme, dan tidak menerima intervensi dari pihak mana pun,” tutupnya.(*)

Exit mobile version