Mamuju – editorial9 – Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Mamuju, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab), untuk segera membuat kampung pengungsian bagi masyarakat yang rumahnya sudah tidak layak untuk dihuni akibat bencana gempa magnitudo 6,2, Jumat pekan lalu.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Mamuju, Muhammad Reza, satu hal yang patut untuk disyukuri, karena bantuan logistik bagi pengungsi korban gempa yang menguncang Mamuju dan Majene beberapa waktu lalu itu hingga saat ini terus mengalir, baik yang berasal dari dalam maupun luar kota.
“Sehingga, selanjutnya 10 hari pasca bencana gempa ini, prioritas pemerintah daerah adalah sebaiknya membuatkan camp pengungsian, yang layak bagi para pengungsi,” ucap Reza, melalui press rilisnya, Senin, 25/01/21.
Selain itu ia juga menjelaskan, perkampungan pengungsi yang dimaksud adalah perkampungan berisikan hunian sementara bagi para pengungsi yang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas seperti dapur umum, MCK, tempat ibadah dan tempat layanan dasar kesehatan hingga air bersih.
“Secara tekhnis, camp tersbut nantinya bisa berbasis kecamatan yang artinya titiknya nanti di masing-masing kecamatan, yang terdampak gempa,” jelasnya.
Mengenai ketersediaan anggaran, menurut Reza, dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021, Kabupaten Mamuju memiliki dana talangan yang berada pada pos belanja tak terduga, dana tersebut bisa dipergunakan.
“Dan jika masih kurang, nantinya bisa kita porsikan dalam pembahasan APBD perubahan.Kampung pengungsian ini, sangat bermanfaat bagi masyarakat, yang masih menunggu dana bantuan rehabilitasi rumah,” tutupnya. (MP)
