MAMUJU, editorial9.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar dzikir dan doa kebangsaan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu (12/8/2026) malam.
Kegiatan diawali dengan salat Magrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama. Suasana khidmat mewarnai kegiatan yang menjadi momentum untuk mensyukuri kemerdekaan sekaligus mengenang jasa para pahlawan.
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka mengatakan, 81 tahun kemerdekaan Indonesia merupakan perjalanan panjang yang harus disyukuri dan dijaga bersama.
Ia menegaskan, kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang dibayar dengan pengorbanan para pahlawan.
“81 tahun Indonesia merdeka. Kemerdekaan ini diraih dengan air mata dan darah, bukan hadiah,” ujar Suhardi Duka.
Menurutnya, momentum HUT Kemerdekaan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga kesempatan untuk mengenang dan mendoakan para syuhada serta pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut kemerdekaan.
“Oleh karena itu, kemerdekaan ini patut untuk kita syukuri, mendoakan para syuhada, para pahlawan kita,” katanya.
Suhardi Duka juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai bagian dari refleksi bersama mengenai masa depan bangsa.
Ia berharap Indonesia ke depan semakin maju dan mampu menghadirkan kehidupan yang lebih makmur serta berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
“Kita juga harus berdoa untuk masa depan Indonesia yang lebih baik, yang lebih memberikan kemakmuran dan keadilan kepada seluruh warga negara Republik Indonesia,” tuturnya.
Gubernur turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran unsur pemerintah, tokoh agama, legislatif, TNI-Polri, dan masyarakat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan.
“Dan karena itulah, malam ini kita berkumpul di sini untuk satu tujuan. Atas kehadirannya saya ucapkan terima kasih,” ucapnya.
Dzikir dan doa kebangsaan tersebut dihadiri Annangguru KH Muhammad Syibli Sahabuddin, Anggota DPD RI Almalik Pababari, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi dan Abdul Halim, unsur pimpinan Forkopimda, kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar, serta sejumlah tamu undangan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah dan makan malam bersama.(Rls)
