Site iconSite icon Editorial9.com

Gubernur Sulbar Pangkas Harga Bawang-Telur di Pasar Murah Majene

Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menyampaikan sambutan saat meninjau sekaligus membuka kegiatan pasar murah di Kabupaten Majene, Rabu (25/2/2026), sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadhan. Dok. Humas Pemprov Sulbar.

MAJENE — Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka turun langsung meninjau pelaksanaan pasar murah di halaman Masjid Jami’ Baiturrafiah, Lingkungan Camba, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Rabu (25/2/2026). Dalam kunjungan itu, gubernur memangkas harga sejumlah bahan pokok agar lebih terjangkau bagi masyarakat menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

Pasar murah tersebut digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus menekan laju inflasi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan puasa. Kehadiran gubernur disambut antusias warga, terutama ibu rumah tangga yang memadati lokasi kegiatan.

Di hadapan warga, Suhardi Duka menegaskan pasar murah merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Biasanya paket dijual Rp 50 ribu, sekarang hanya Rp 30 ribu. Pembelian dibatasi agar semua warga bisa merasakan manfaatnya,” ujar Suhardi Duka.

Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, telur, gula pasir, bawang merah, bawang putih, hingga ikan segar. Program ini diharapkan dapat menjaga kestabilan harga di pasar dan menekan potensi inflasi selama Ramadhan.

Gubernur juga menyesuaikan harga sejumlah komoditas secara langsung di lokasi setelah berdialog dengan pedagang dan panitia. Harga bawang putih diturunkan dari Rp 37.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram, bawang merah dari Rp 35.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram, telur dari Rp 53.000 menjadi Rp 50.000 per rak, serta ikan layang dari Rp 35.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram.

Menurut Suhardi Duka, langkah tersebut penting untuk memastikan harga pangan tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat saat bulan puasa.

“Silakan masyarakat memanfaatkan pasar murah ini dengan baik. Tujuannya membantu kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga stabilitas harga agar inflasi tidak meningkat,” katanya.

Peninjauan pasar murah ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Kapolda, Bupati Majene, Ketua Pengadilan, serta sejumlah pejabat daerah untuk memastikan pelaksanaan program berjalan lancar dan tepat sasaran. (*)

Exit mobile version