Site iconSite icon Editorial9.com

Hari Kelima Pencarian Nelayan Hilang di Majene, Tim SAR Belum Temukan Jejak

Tim SAR Majene intensif melakukan pencarian nelayan hilang di perairan Tubo Sendana.(Foto: Basarnas Majene)

MAJENE – Tim Basarnas Kabupaten Majene masih terus melakukan pencarian nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Tubo Sendana. Hingga hari kelima, pencarian belum membuahkan hasil dan korban belum ditemukan.

Korban bernama Muh Rifai (31), warga Dusun Batu Metoddo, Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana. Ia dilaporkan hilang sejak Kamis (29/1/2026) saat pergi melaut.

Kanit SAR Kabupaten Majene, Agus, mengatakan tim SAR masih menyisir area pencarian meski belum ada tanda keberadaan korban.

“Sampai saat ini, tim kami masih melakukan pencarian tapi belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Agus saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (3/2/2026).

Agus menambahkan, pencarian akan terus dilakukan hingga hari ketujuh sesuai prosedur operasi SAR.

“Iya pak, pencarian akan kami lanjutkan sampai hari ke-7,” katanya.

Dalam proses pencarian ini, Basarnas melibatkan sejumlah unsur dan elemen masyarakat untuk memperluas jangkauan operasi.

“Yang terlibat dalam proses pencarian Basarnas Pos SAR Majene, Pos TNI AL Majene, Pos Pol Kecamatan Tubo Sendana, Mapala Unsulbar, serta masyarakat nelayan setempat,” jelasnya.

Agus menambahkan, langkah yang dilakukan tim saat ini adalah memperluas area pencarian sekaligus menyebarkan informasi kepada nelayan yang beraktivitas di perairan Majene agar segera melapor bila menemukan tanda-tanda korban.

“Langkah-langkah yang kami lakukan memperluas area pencarian dan menginformasikan kepada nelayan yang memancing di perairan Majene apabila menemukan korban segera menginformasikan ke Basarnas,” tutupnya.

Pencarian masih terus berlanjut dengan harapan Muh Rifai dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.(Mp)

Exit mobile version