Site iconSite icon Editorial9.com

Jelang Operasi Bina Waspada Siamasei 2021, Polres Majene “Bekali” Personilnya

Jajaran personil Polres Majene, saat mengikuti pelatihan Pra Operasi Bina Waspada 2021.(Dok : Humas Polres Majene)

Majene – editorial9 – Guna meningkatkan pemahaman serta menyatukan persepsi dalam pelaksanaan tugas menjelang operasi terpusat bina waspada, Polres Majene menggelar pelatihan pra operasi bina waspada siamasei 2021, di Mapolres Majene, Selasa 06/04/21.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majene, AKBP Irawan Banuaji didampingi Kabag Ops AKP Ujang Saputra dan dihadiri seluruh personil yang dilibatkan.

Kapolres Majene, AKBP Irawan Banuaji, menyebutkan pelaksanaan operasi bina waspada sendiri dilaksanakan sebagai tindak lanjut pasca pengeboman di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan teroris di Markas induk Polri.

“Kegiatan ini fokus pada ancaman teroris dan radikalisme. Untuk itu, tugas utama kita pada pelaksanaan operasi kali ini adalah menepis paham-paham radikalisme di segala lini,” tutur Kapolres.

Masih kata Kapolres Majene, gerakan-gerakan teroris dalam menyebar pahamnya harus betul-betul diantisipasi. Saat ini gerakan mereka lebih moderen dengan sasaran dunia pendidikan.

Menurut Kapolres lewat dunia pendidikanlah, paham radikal lebih mudah untuk digiring sehingga membutuhkan peran aktif dari kepolisian untuk terus mengantisipasi segala kemungkinan.

“Dunia pendidikan itu adalah sarana utama para teroris menyebarkan paham radikalnya,” jelasnya.

Disamping itu, kejadian yang terjadi di Makassar dan Mabes Polri adalah gambaran untuk kita semua bahwa para teroris saat ini tidak lagi melalui kendali, namun sudah berani bertindak sendiri.

“Kalau sudah terpengaruh dan tertanam dibenak mereka, para pelakunya tidak berpikir panjang, karena mereka yakin saat meninggal masuk syurga,”bebernya.

“Padahal kalau kita cermati dari sejarah Islam, islam sendiri tidak pernah mengajarkan untuk berbuat demikian. Itulah pentingnya belajar agama dengan benar tidak boleh asal-asalan,” sambungnya.

Untuk itu, pihaknya berharap melalui kegiatan pelatihan tersebut, pihaknya dapat menciptakan kondisi Kamtibmas melalui peningkatan kesadaran, peran serta dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka mencegah terjadinya kejahatan, terorisme, dan radikalisme.

“Kepada seluruh personil yang terlibat operasi, agar sasaran dari pada operasi ini supaya terarah dengan baik, ada sasaran yang telah ditentukan, sehingga pelaksanaan operasi dapat memperoleh hasil yang baik,” tutupnya.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan paparan terkait cara bertindak dilapangan yang dibawakan oleh masing-masing pemateri sebagai upaya menyatukan persepsi demi keberhasilan pelaksanaan tugas yang lebih maksimal. (Humas Polres Majene)

Exit mobile version