Sulbar – editorial9 – Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Sulawesi Barat (NasDem Sulbar), Anwar Adnan Saleh (AAS), mengakui bahwa rencana mendorong Enny Anggraeni (Enny), untuk maju sebagai calon gubernur di Pilkada 2024 mendatang, lahir dari keinginan seluruh kader.
Meski sangat merespon baik keinginan dari para kader NasDem tersebut, akan tetapi menurut AAS, hal itu belum sepenuhnya bisa langsung diputuskan secara cepat, lantaran pihaknya tetap akan melihat kondisi dan keadaan kedepannya.
“Karena kita di NasDem, itu kan ada lembaga survei. Lembaga survei ini, akan memberikan patron seorang kader itu, bisa dimenangkan atau memenangkan pertarungan atau tidak. Semua tergantung survei kedepan,” ucap AAS, usai peresmian Kantor DPW NasDem di Mamuju, Minggu, 06/02/22.
Mantan Gubernur Sulbar dua periode itu juga menjelaskan, bahwa partai NasDem punya parameter sendiri, untuk mendorong setiap kadernya maju dalam setiap momentum atau perhelatan pesta demokrasi.
“Kecuali ada pertimbangan khusus, yang menurut keyakinan kita walaupun surveinya katakanlah sama dengan kader lain kita mampu menangkan, ya kita menangkan,” jelasnya.
Dalam rangka menghadapi Pilkada serentak tahun 2024 kata AAS, tahapan survei untuk calon yang nantinya akan diusung oleh partai NasDem, akan mulai dilakukan di tahun 2023 mendatang.
“Tahun ini belum, tahun 2023 akan menyatakan sikap, kemudian karena itu akan didahului dengan Pileg dulu, tanggal 14 Februari 2024 untuk pemilihan legislatif, sepuluh bulan kemudian kita masuk pemilihan kepala daerah,” katanya.
Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa keinginan para kader NasDem untuk mendorong Enny Anggraeni sebagai calon kepala daerah, tidak dapat dielakkan. Karena, berdasarkan hasil kunjungannya di Enam kabupaten beberapa waktu lalu, seluruh pengurus tingkat kabupaten memberikan desakan yang sama.
“Jadi, sebagaimana juga harapan ketua umum (Surya Paloh), kalau ada peluang kenapa kita tidak dorong kader kita. Walaupun kita harus akui, bahwa ada kekecewaan DPP khususnya ketua umum, karena Pilkada serentak di Sulbar pada 2019 yang lalu, itu kita kalah telak,” tutupnya.(Mp)
