Site iconSite icon Editorial9.com

KAGAMA Dorong Terwujudnya Kerja Sama UGM–Pemprov Sulbar

Gubernur Sulawesi Barat dan Rektor Universitas Gadjah Mada berfoto bersama usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama antara Pemprov Sulbar dan UGM di Mamuju. (Dok. Humas Pemprov Sulbar)

MAMUJU — Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sulawesi Barat berperan strategis dalam mempercepat terwujudnya kerja sama kelembagaan antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Peran tersebut diwujudkan melalui rangkaian komunikasi dan koordinasi lintas lembaga yang berpuncak pada kunjungan resmi Rektor UGM beserta rombongan ke Mamuju, sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UGM dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Inisiatif kerja sama ini bermula dari komunikasi intensif yang dibangun Pengda KAGAMA Sulbar dengan Gubernur Sulawesi Barat pada momentum Musyawarah Daerah KAGAMA. Gagasan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pengurus Pusat KAGAMA, yang selanjutnya menjembatani komunikasi dengan pihak Rektorat UGM.

Dalam proses tersebut, Pengda KAGAMA Sulbar menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pembangunan Sulawesi Barat melalui pendekatan akademik, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.

Setelah melalui pembahasan internal, pihak Rektorat UGM merespons positif usulan tersebut dan menyatakan kesiapan menjalin kerja sama kelembagaan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Respons tersebut kemudian ditindaklanjuti di tingkat daerah melalui pertemuan lanjutan antara Pengda KAGAMA Sulbar dan Gubernur Sulawesi Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Pengda KAGAMA Sulbar menyampaikan rencana kerja sama UGM–Pemprov Sulbar sekaligus meminta kesediaan Gubernur untuk menerima kunjungan resmi Rektor UGM bersama rombongan ke Mamuju. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan kolaborasi dengan UGM.

Ketua Pengda KAGAMA Sulbar, Abdul Wahab, menyebut kerja sama ini sebagai langkah awal yang strategis dalam pengembangan sumber daya manusia di Sulawesi Barat. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan daerah.

“Kerja sama ini menjadi titik tolak pengembangan SDM di Sulawesi Barat yang secara simultan akan mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia. Ini merupakan akar persoalan yang coba kami jawab melalui kehadiran pimpinan tertinggi dari kampus ternama sekelas UGM,” ujar Abdul Wahab.

Adapun ruang lingkup kerja sama yang direncanakan meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Di bidang pendidikan, kerja sama diarahkan pada afirmasi penerimaan mahasiswa berprestasi asal Sulawesi Barat di UGM. Sementara di bidang pengabdian, UGM diharapkan dapat mengimplementasikan program seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik di berbagai wilayah Sulawesi Barat.

Selain itu, kolaborasi juga mencakup pendampingan kebijakan pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan riset, guna mendukung percepatan pembangunan Sulawesi Barat yang berkelanjutan dan inklusif.

Kehadiran langsung Rektor UGM di Mamuju dinilai menjadi simbol penguatan hubungan kelembagaan sekaligus momentum awal bagi kolaborasi jangka panjang antara UGM dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. (Rls)

Exit mobile version