Site iconSite icon Editorial9.com

Kanwil Kemenkumham Sulbar Tinjau Rumah Kemasan Polman

Suasana kunjungan kerja Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sulawesi Barat di Rumah Kemasan Polewali Mandar yang disambut Kepala UPTD Sentra Pengolahan (Rumah Kemasan) Polewali Mandar, R. Wiwin Wulandari, S.IP, bersama jajaran, Kamis (5/2/2026). Dok. Humas Disperindagkop Polman.

POLMAN – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan kerja ke Rumah Kemasan Polewali Mandar, Kamis (5/2/2026).

Kunjungan ini untuk melihat langsung peran Rumah Kemasan dalam mendukung peningkatan daya saing pelaku UMKM lokal.

Rombongan Kanwil Kemenkumham Sulbar disambut Kepala UPTD Sentra Pengolahan (Rumah Kemasan) Polewali Mandar, R Wiwin Wulandari, S.IP, bersama jajaran staf. Dalam pertemuan tersebut, Kanwil Kemenkumham mendapatkan pemaparan terkait layanan pendampingan kemasan yang selama ini diberikan kepada UMKM.
Mulai dari desain kemasan, peningkatan kualitas tampilan produk, hingga dukungan terhadap penguatan legalitas usaha menjadi fokus utama layanan Rumah Kemasan. Pendampingan ini dinilai penting agar produk UMKM memiliki identitas yang kuat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Wiwin Wulandari menjelaskan, Rumah Kemasan Polewali Mandar berkomitmen menghadirkan kemasan produk yang menarik, informatif, dan sesuai standar pasar. Dengan kemasan yang baik, nilai jual produk UMKM diharapkan meningkat secara signifikan.

“Rumah Kemasan tidak hanya membantu desain, tapi juga mendorong UMKM agar produknya siap bersaing, baik dari sisi tampilan maupun legalitas,” ujarnya.

Kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan langsung sarana dan prasarana Rumah Kemasan. Kanwil Kemenkumham Sulbar juga berdiskusi dengan pengelola terkait peluang sinergi dan kolaborasi ke depan, khususnya dalam penguatan aspek hukum dan perlindungan usaha UMKM di Polewali Mandar.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat dukungan lintas sektor dalam pengembangan UMKM, sekaligus mendorong produk lokal Polewali Mandar naik kelas dan menembus pasar regional maupun nasional.(*)

Exit mobile version