Site iconSite icon Editorial9.com

Kapolda Sulbar Buka Suara Soal Kasus Penembakan Husain di Polman 

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta saat memberikan keterangan kepada awak media terkait perkembangan kasus penembakan warga Polman — dok. Humas Polda Sulbar.

POLMAN – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, akhirnya angkat bicara terkait perkembangan kasus penembakan yang menewaskan Husain, warga Desa Pambusuang, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Hingga kini, pelaku penembakan masih belum berhasil ditangkap.

Kasus ini telah bergulir lebih dari setengah bulan sejak Husain ditemukan tewas dengan luka tembak di dalam mobil Honda Brio berwarna putih di Desa Lagi-Agi, Kecamatan Campalagian, pada Sabtu malam (20/9/2025). Kejadian itu sontak menggegerkan warga setempat karena korban ditemukan di dalam mobil yang terparkir di pinggir jalan dengan kondisi mengenaskan.

Kapolda Sulbar mengatakan bahwa pihaknya terus memantau dan berkoordinasi dengan penyidik Polres Polman terkait perkembangan kasus tersebut. Ia memastikan penyelidikan masih terus berjalan dan menunjukkan kemajuan.

“Jadi penembakan itu saya sudah diskusi dengan teman-teman reserse Polres Polman. Alhamdulillah, mereka terus menyampaikan progres yang baik,”

ujar Adi Deriyan kepada wartawan, usai meresmikan SPPG, Kemala Bhayangkari Polres Polewali Mandar (Polman), Selasa (7/10/2025).

“Mudah-mudahan teman-teman doakan saja semoga bisa ditangkap pelakunya,” sambungnya.

Terkait jumlah saksi yang sudah diperiksa, Kapolda menyerahkan penjelasan detail kepada jajaran penyidik di tingkat Polres.

“Untuk jelasnya nanti Kasat Reserse yang bisa menjelaskan berapa saksinya, supaya benar-benar detail,” katanya.

Sementara itu, mengenai jenis senjata yang digunakan pelaku, polisi hingga kini belum menemukan barang bukti senjata api tersebut.

“Itu kita masih belum dapatkan senjatanya, sehingga kita tidak bisa mendahului apakah itu rakitan ataukah benar organik,” jelasnya.

Kapolda juga belum bisa memastikan apakah pelaku berasal dari kalangan aparat atau warga sipil biasa.

“Itu sedang kita cari pelakunya,” pungkasnya.

Kasus penembakan Husain menjadi perhatian luas masyarakat Polewali Mandar. Warga berharap polisi dapat segera mengungkap pelaku dan motif di balik aksi keji tersebut agar keluarga korban mendapat keadilan.(Mp)

Exit mobile version