Site iconSite icon Editorial9.com

Kebakaran di Mapilli, Lansia 70 Tahun Jadi Korban

Keterangan foto: Kondisi rumah warga di Dusun Masanra, Desa Bonne-Bonne, Kecamatan Mapilli, Polman, usai dilalap api. Kebakaran menyebabkan satu rumah mengalami rusak berat dan satu rumah lainnya terdampak. Dok. Istimewa.

POLMAN – editorial9.com – Kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Masanra (Massandra), Desa Bonne-Bonne, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Minggu (14/6/2026) pagi. Seorang lansia berusia 70 tahun mengalami luka bakar saat berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WITA. Korban diketahui bernama Kumma (70), yang mengalami luka bakar dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar yang menerima laporan dari warga langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Polman, Imran, menginstruksikan Regu B untuk melakukan penanganan dengan status prioritas.

Sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran dan 25 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Armada tersebut terdiri dari tiga unit dari Pos Induk Polewali, satu unit dari Pos Pembantu Wonomulyo, dan satu unit dari Pos Pembantu Campalagian.

Imran mengatakan, langkah cepat dilakukan karena kebakaran terjadi di kawasan permukiman yang berisiko menyebabkan api menjalar ke rumah warga lainnya.

“Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung memberlakukan status prioritas mengingat lokasi berada di kawasan pemukiman. Strategi kepungan dengan melibatkan lima unit armada gabungan kami lakukan agar perambatan api bisa diputus secepat mungkin,” kata Imran.

Menurut Imran, proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman. Petugas melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

“Kami sangat menyayangkan adanya satu korban lansia yang mengalami luka bakar dalam musibah ini. Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi kita semua untuk selalu waspada dan menghindari segala bentuk kelalaian di dalam rumah yang dapat memicu bahaya kebakaran,” ujarnya.

Tim Damkar mencatat waktu tanggap sekitar 15 menit sejak laporan diterima hingga tiba di lokasi. Dengan upaya pemadaman tersebut, kobaran api berhasil dilokalisir sehingga tidak meluas ke bangunan sekitar.

Dari hasil pendataan, satu unit rumah warga mengalami rusak berat, sedangkan satu rumah lainnya terdampak dengan kategori rusak sedang. Kerugian materi akibat kebakaran ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun, informasi awal menyebutkan api diduga dipicu oleh kelalaian domestik.(*)

Exit mobile version