Site iconSite icon Editorial9.com

Kebakaran Tengah Malam di Mamasa, 8 KK Terpaksa Mengungsi

Kondisi rumah warga yang mengalami rusak berat pasca kebakaran di Lingkungan Minake, Desa Minake, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Minggu (14/12/2025). Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut menyebabkan delapan kepala keluarga terpaksa mengungsi.

MAMUJU — Kebakaran melanda permukiman warga di Lingkungan Minake, Desa Minake, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 23.30 WITA.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Mamasa, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah bangunan milik warga.

Akibat kejadian tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan awal. Selain itu, sebanyak delapan kepala keluarga (KK) atau 28 jiwa terdampak dan terpaksa mengungsi ke rumah keluarga terdekat.

Kebakaran tersebut mengakibatkan lima unit rumah warga mengalami rusak berat. Selain rumah warga, satu unit bangunan gereja juga terdampak, tepatnya pada bagian ruangan pastori.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mamasa, Gusti Harmiawan, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah awal penanganan darurat. Upaya tersebut meliputi pendataan korban dan kerusakan, koordinasi lintas sektor, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

“Pendataan terus kami lakukan sambil berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal,” ujar Gusti.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mamasa untuk memastikan penanganan kejadian berlangsung cepat dan tepat.

“Penanganan dilakukan sesuai arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dengan mengutamakan keselamatan warga, percepatan penanganan darurat, serta memastikan bantuan logistik dan kebutuhan dasar segera disalurkan kepada para korban,” kata Yasir, Senin (15/12).(*)

Exit mobile version