Site iconSite icon Editorial9.com

Kesbangpol Sulbar Kukuhkan Forum Zilenial 2026–2027

MAMUJU — Peran generasi muda sebagai penentu arah masa depan kembali ditegaskan dalam Pelantikan, Rapat Kerja, dan Halal Bihalal Forum Zilenial Sulawesi Barat tahun 2026–2027 yang digelar di Mamuju, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Barat tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Barat, Darwis Damir, sekaligus mengukuhkan jajaran pengurus Forum Zilenial periode 2026–2027.

Forum Zilenial Sulbar menjadi ruang konsolidasi pemuda dan pelajar untuk memperkuat peran generasi milenial dan Gen Z dalam pembangunan daerah. Dalam sambutannya, Darwis menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi.

“Generasi muda hari ini adalah penentu arah masa depan daerah dan bangsa. Mereka harus mampu menjadi agen perubahan yang berlandaskan nilai kebangsaan serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.

Ia menekankan, Forum Zilenial tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga diharapkan melahirkan gagasan dan program konkret yang berdampak bagi masyarakat, terutama dalam penguatan wawasan kebangsaan, literasi digital, dan ketahanan sosial budaya.

Kegiatan ini juga disebut sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melalui konsep Panca Daya, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Menurut Darwis, derasnya arus informasi global menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda sehingga diperlukan kemampuan literasi digital yang kuat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.

“Pemanfaatan teknologi harus diarahkan pada hal-hal produktif. Generasi muda harus cerdas bermedia sosial dan tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memecah belah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Usai pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja penyusunan program strategis organisasi serta ditutup dengan halal bihalal sebagai penguatan silaturahmi antar anggota.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam pembangunan daerah serta penguatan karakter kebangsaan di era digital.(*)

Exit mobile version