Mamuju – editorial9 – RAPBD tahun 2023 Provinsi Sulbar, resmi disepakati bersama oleh DPRD dan Pemprov, melalui rapat paripurna beberapa waktu lalu.
Diketahui, RAPBD Sulbar tahun 2023 terdiri dari pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 1.979.413.410.015 yang diuraikan ke dalam PAD sebesar Rp.428.340.254.015,. pendapatan transfer sebesar Rp. 1.549.981.156.000, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 1.092.000.000.
Belanja daerah dialokasikan sebesar Rp. 2.054.313.454.157. Diuraikan ke dalam; belanja operasi sebesar Rp. 1.367.855.521.619, belanja modal sebesar Rp 457.343.990.778, belanja tidak terduga sebesar Rp 23.005.563.051, serta belanja transfer sebesar Rp 206.108.378.709.
Terkait hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sulbar, Suraidah Suhardi, pihak eksekutif dalam melaksanakan APBD tahun 2023 hendaknya dilakoni dengan baik, untuk kelanjutan pembangunan di Sulbar.
“Untuk memastikan hal tersebut, DPRD Sulawesi Barat berkomitmen untuk mengawal segala proses pelaksanaan APBD tahun depan,” ucap Suraidah, saat gelaran rapat paripurna yang diikuti secara virtual, Kamis,01/12/22.
Selanjutnya, kata politisi Partai Demokrat itu, kepada Gubernur dan jajarannya agar pelaksanaan APBD dapat secepatnya direalisasikan.
“Khususnya progam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat,” ujarnya.(*)
