Mamuju – editorial9 – KH.Muhammad Syibli Sahabuddin, dipastikan kembali memimpin PKB Sulbar untuk kali kedua, usai terpilih secara aklamasi pada Muswil Ke IV, yang dilaksanakan di Mamuju, 09-10 Januari 2021.
Dalam kesempatannya, KH.Muhammad Syibli Sahabuddin, mengatakan di periode keduanya sebagai Ketua DPW, salah satu target utamanya adalah PKB Sulbar tak lagi hanya menjadi partai pengusung dan pendukung di setiap momentum perhelatan politik.
“Tapi kedepan, yang kita inginkan adalah PKB bukan lagi menjadi pengusung semata, tapi PKB menjadi bahagian dari sebuah pertarungan politik di masa yang akan datang,” ucap Sybli Sahabuddin, kepada awak media, Sabtu, 09/01/21 Malam.
Target tersebut, kata Mantan Anggota DPD-RI itu, sudah termasuk didalamnya momentum Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulbar di Tahun 2022, Pemilihan Bupati (Pilbup) di Kabupaten Mamasa dan Polman di Tahun 2023 serta Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) di 2024 mendatang.
“Nah, tiga momentum politik ini PKB tidak boleh lagi menjadi partai yang seperti dulu, tapi harus menjadi bahagian dari pertarungan politik,” ungkapnya.
Terkhusus momentum Pilgub Sulbar Tahun 2022 mendatang, menurut Ketua Yayasan Al-Asyariah Mandar itu, secara informal PKB telah membangun komunikasi politik ke Partai lain.
“Partai-partai lain sudah, secara informal kita sering komunikasi ke teman-teman partai politik yang lain, untuk sama-sama membangun sinergi, dalam proses politik kedepan,” bebernya.
Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa dirinya belum ingin memastikan akan maju sebagai calon Gubernur di Pilgub Sulbar Tahun 2022 mendatang.
“Tetapi kader – kader terbaik PKB sudah siap bertarung,” tutupnya.(MP)
