Site iconSite icon Editorial9.com

Kiai Syibli Sebut Sulbar Terbentuk Karena PKB, Ini Penjelasannya

Sambutan Ketua DPW PKB Sulbar, KH.Muhammad Syibli Sahabuddin, di acara pelantikan pengurus DPAC PKB se Kabupaten Polman, Jumat, 28/01/22.(Dok : Mp)

Polman – editorial9 – Ketua DPW PKB Sulawesi Barat, KH.Muhammad Syibli Sahabuddin, menyebutkan bahwa terbentuknya Provinsi Sulbar, tidak terlepas karena adanya peran Partai Kebangkitan Bangsa.

Hal itu ia sampaikan, saat berada di forum pelantikan pengurus DPAC PKB, se Kabupaten Polman, Jumat, 28/01/22. Malam.

Secara historis, menurut Kiai Syibli, KH. Abdurahman Wahid (Gusdur), yang saat itu menjabat sebagai Presiden RI, merasa ragu untuk melakukan pembentukan Sulbar, sehingga saat KAP Sulbar ingin menghadap ke istana negara, mendapat penolakan.

“Tapi, Gusdur menyampaikan bahwa sebelum dipertemukan dengan para tokoh pembentukan Sulbar, pertemukan saya dengan seorang kiai, yang asli dari Sulbar” ucap Syibli Sahabuddin.

Selain itu, Kiai Syibli menjelaskan setelah mengetahui adanya permintaan presiden ke-4 itu, KH.Prof Sahabuddin, didampingi Husni Djamaluddin kemudian menghadap langsung ke Gusdur.

“Gusdur bertanya ke KH.Prof Sahabuddin, mengapa Sulbar ingin lepas dari Sulawesi Selatan. Kemudian, saya punya Abah bilang ke Gusdur, Gus kalau mau melihat PKB besar di wilayah timur Indonesia, sama besarnya dengan PKB di wilayah Jawa Timur, maka mekarkan lah Sulawesi Barat,” jelasnya.

Lebih lanjut ia membeberkan, bahwa pertemuan Gusdur dengan KH.Sahabuddin bersama Husni Djamaluddin dan dirinya pada saat itu berlangsung sangat singkat.

“Apa yang Gusdur sampaikan, selesai pertemuan itulah intinya. Sehingga setelah pertemuan tersebut, Gusdur kemudian menelpon Mendagri Suryadi Sudirja, agar disiapkan waktu di istana negara, untuk bertemu dengan para pejuang pembentukan Sulbar,” jelas Kiai Syibli.

Atas dasar itu, ia kemudian meminta kepada seluruh kader PKB se Sulbar, agar betul-betul menanamkan dalam hati bahwa jika bukan karena PKB, Provinsi Sulawesi Barat, tidak akan pernah ada.

“Waktu itu, Gusdur sudah mau menandatangani Amanat Presiden (Ampres), namun bukan karena bukan takdirnya, sehingga Ampres tersebut ditandatangani oleh Megawati,” tutupnya.

Untuk diketahui, acara pelantikan pengurus DPAC PKB se Kabupaten Polman tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Polman, M.Natsir Rahmat, jajaran pengurus Parpol se Polman dan para simpatisan PKB.(Mp)

Exit mobile version