Site iconSite icon Editorial9.com

Kisruh Pemecatan Gus Yahya Sebagai Ketum PBNU, PKB Pilih Diam

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PKB, Jazilul Fawaid.(Dok Google)

POLMAN – Kisruh terkait pemberhentian Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dari kursi Ketua PBNU oleh Rais Syuriah ikut menjadi sorotan berbagai pihak. Namun, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memilih bersikap hati-hati dan tidak terlibat dalam dinamika internal tersebut.

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PKB, Jazilul Fawaid atau Gus Jazil, menegaskan bahwa persoalan pemecatan Gus Yahya sebagai Ketua PBNU sepenuhnya merupakan urusan internal organisasi.

“Itu mekanisme yang diatur oleh mereka (PBNU). Kita (PKB) tidak ikut di konflik itu,” ujar Gus Jazil saat ditemui di Polman, Kamis 11/12/25.

Meski memilih tidak turut campur, Gus Jazil menegaskan PKB tetap berkomitmen menjaga hubungan baik dengan Nahdlatul Ulama sebagai Jam’iyyah. Ia mengatakan PKB akan terus mendukung penguatan NU sebagai organisasi yang solid dan memberi keteladanan bagi umat.

“Kami semua tetap dalam semangat ingin membangun Jam’iyyah dan jamaah Nahdlatul Ulama yang kuat dan solid,” ujarnya.

Mantan aktivis PMII itu menambahkan, PKB secara kelembagaan tidak ingin memberikan komentar lebih jauh terkait memanasnya situasi di internal PBNU.

“Kita lihat saja dulu,”tutupnya.(Mp)

Exit mobile version