Sulbar – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Sulbar, Risbar Berlian Bachri angkat bicara soal sengketa agraria yang masih belum terselesaikan secara tuntas di Kabupaten Pasangkayu.
Menurutnya, sengketa agraria merupakan problem yang mesti segera diselesaikan, utamanya di Kabupaten Pasangkayu.
Karena informasi didapatkan didaerah itu ada sengketa agraria antara PT Letawa PT Pasangkayu dan PT Mamuang dengan masyarakat.
“Ini sudah lama terjadi, tapi tidak ada penyelesaian yang jelas. Makanya kita desak Pemprov Sulbar dan BPN untuk turun ke lapangan melakukan pengukuran ulang,” ucap Risbar, Sabtu,02/12/23.
Politisi partai NasDem itu meminta agar Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh memerintahkan OPDnya untuk turun ke lapangan agar masyarakat bisa terbantu. Serta penyelesaian sengketa ini bisa segera ditangani.
“Kalau ini berlarut-larut tanpa ada penyelesaian, bisa saja terjadi konflik agraria secara terbuka di lapangan. Jadi Pj Gubernur harus segera turun tangan,” tegasnya.
Apalagi, persoalan ini sudah lama dialami masyarakat yang berada di sana. Masyarakat sangat berharap ini segera mendapat perhatian dari pemerintah, pendapatan petani saat ini juga tidak stabil.
“Kalau hak-hak petani ini tidak perjuangkan, lalu kepada siapa mereka akan menyandarkan harapannya,” tutupnya.(*)
