MAMUJU – editorial9.com- Dua box obat batuk jenis Komix diduga menjadi pemicu seorang pria berinisial Hayyul (20) mengamuk di Wisma Aneka Jaya, Mamuju. Dalam kondisi mabuk berat dan tidak terkendali, aksi pria tersebut membuat penghuni wisma resah hingga akhirnya dilaporkan warga melalui layanan Call Center 110.
Laporan yang masuk Kamis (18/6/2026) langsung ditindaklanjuti Tim URC Polresta Mamuju dengan mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan Hayyul dalam kondisi mengamuk dan diduga mengalami pengaruh obat yang dikonsumsi secara berlebihan.
Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir mengatakan, dari pemeriksaan awal, kondisi tidak terkendalinya Hayyul diduga akibat mengonsumsi obat batuk jenis Komix dalam jumlah berlebihan.
“Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan diduga mengalami kondisi tidak terkendali akibat mengonsumsi obat batuk jenis Komix dalam jumlah berlebihan,” kata Iptu Herman Basir, melalui pres rilisnya, Jumat, 19/06/26.
Polisi menduga sebelum mengamuk, Hayyul bersama tiga rekannya berada dalam satu kamar wisma yang mereka sewa. Dari keterangan sementara, mereka mengonsumsi Komix sebanyak dua box.
“Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi, bahwa sebelum mengamuk Hayyul diduga telah mengonsumsi sebanyak dua box Komix bersama tiga temannya, yakni dua orang pria dan satu orang perempuan berstatus janda, di dalam satu kamar yang mereka sewa di wisma tersebut,” ujar Kasi Humas.
Setelah situasi berhasil dikendalikan, polisi mengamankan keempat orang tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian, termasuk motif dan tujuan penggunaan obat tersebut.
“Saat ini, mereka masih menjalani proses pendalaman guna mengetahui secara pasti kronologi kejadian serta motif dan tujuan konsumsi obat tersebut,” tambahnya.
Polresta Mamuju mengapresiasi masyarakat yang cepat melaporkan kejadian tersebut melalui layanan Call Center 110. Respons cepat warga dinilai membantu aparat mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Polresta Mamuju mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut melalui layanan Call Center 110, sehingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat segera ditangani,” ungkapnya.
Polresta Mamuju juga mengimbau masyarakat, agar tidak menyalahgunakan obat-obatan maupun zat tertentu, yang dapat membahayakan kesehatan dan memicu gangguan keamanan di lingkungan sekitar.(*/Mp)
