Mamuju – editorial9 – Proses pengerjaan kantor Bupati Kabupaten Mamuju, yang direkonstruksi lantaran mengalami kerusakan akibat bencana gempa bumi 15 Januari Tahun 2021 lalu, ditarget akan selesai pengerjaannya di bulan November dan telah siap digunakan pada Desember tahun ini.
Kepala balai prasarana permukiman wilayah Sulawesi Barat, Normansjah Wartabone, mengatakan bahwa untuk bulan ini, secara teknis pengerjaan bangunan tersebut, akan digenjot pada struktur, sehingga di bulan November telah memasuki tahap finising dan selanjutnya selesai serta dapat digunakan akhir tahun 2021 mendatang.
“Sejumlah bangunan yang direkonstruksi akibat bencana, termasuk kantor bupati Mamuju, akan lebih ramah bencana dengan konstruksi bangunan dan penunjang teknisnya yang lebih aman,” ucap Normansjah, saat penyerahan kantor Satpol PP dan Damkar ke Pemkab Mamuju, Jumat, 01/10/21.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa jalur evakuasi atau akses keluar dari bangunan telah didesain sedemikian rupa, sehingga memudahkan orang untuk dapat bergegas keluar, saat menghadapi kondisi darurat.
“Bahkan lebih detail, anak tangga yang selama ini berjarak 30 CM masing-masing anak tangga, telah dirubah menjadi 18 sampai 20 CM saja, sesuai dengan persyaratan bangunan ramah bencana,” jelasnya.
Lebih lanjut ia membeberkan, bahwa saat ini pihaknya masih terus berkonsentrasi menyelesaikan 96 bangunan Pemerintah Daerah (Pemda), yang menjadi objek rekonstruksi pasca bencana, dengan persentase bangunan yang telah rampung mencapai 80,6% atau 60 bangunan telah selesai.
“Termasuk kantor Satpol PP dan Damkar, kantor Bappepan, kantor camat Tapalang, Puskesmas Botteng serta beberapa bagian dari RSUD Mamuju, yang telah difungsikan,” bebernya.
Sementara itu di tempat yang sama, Bupati Kabupaten Mamuju, Sutinah Suhardi, berharap pengerjaan tersebut dapat segera dirampungkan dengan baik, sehingga dapat lebih cepat menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Namun tentunya, aspek keamanan dapat menjadi prioritas, sehingga penggunaan bangunan dapat dirasakan aman dan nyaman,” tutur Sutinah.(Adv/Diskominfosandi)
